Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Paradoks yang menyelimuti James Rodriguez

Enam bulan sebelum Piala Dunia 2026, status klub James Rodriguez masih belum pasti, meskipun statistik terbaru menunjukkan bahwa ia terus menjadi salah satu pemain kreatif terkemuka di sepak bola Kolombia.

ZNewsZNews01/02/2026

Fakta bahwa James Rodriguez tidak memiliki tim menjelang Piala Dunia 2026 adalah paradoks klasik dalam sepak bola modern.

Di usia 34 tahun, ia belum memainkan pertandingan resmi sejak meninggalkan Club Leon pada November 2025. Sementara itu, Piala Dunia hanya tinggal beberapa bulan lagi. Lebih penting lagi, menurut informasi yang tersedia, James belum menerima tawaran yang benar-benar menarik.

JAmes Rodriguez anh 1

Piala Dunia 2026 semakin dekat, dan James Rodriguez bisa saja tampil untuk terakhir kalinya. Foto: Reuters.

Bintang jatuh

Melihat apa yang telah dicapai James bersama tim nasional, kisah ini menjadi semakin membingungkan. Di Copa America 2024, James adalah pemain dengan gol dan assist terbanyak di turnamen tersebut.

Dalam kualifikasi Piala Dunia zona Amerika Selatan, ia berada di peringkat kedua dalam total gol/assist (10), memimpin dalam assist (7) dan jumlah peluang (57) yang diciptakan. Ini adalah statistik seorang playmaker kelas atas, bukan pemain yang sedang mengalami penurunan performa.

Namun, sepak bola klub beroperasi dengan logika yang berbeda. Dalam beberapa tahun terakhir, James terus-menerus berganti lingkungan bermain. Dia telah bermain di banyak liga dan budaya sepak bola, tetapi tidak pernah bertahan cukup lama untuk menjadi bagian yang stabil dari sistem tersebut.

Di usia 34 tahun, James tidak lagi cocok dengan sistem yang menuntut, yaitu tekanan intensitas tinggi yang konstan dan pergerakan tanpa bola yang padat. Bagi banyak klub, ia telah menjadi masalah taktis yang kompleks, bukan sekadar masalah bakat.

Itulah mengapa pintu menuju Eropa hampir tertutup, meskipun James adalah pemain kunci bagi Real Madrid dan Bayern Munich. Bakatnya masih ada, tetapi sepak bola modern memprioritaskan sistem, konsistensi, dan integrasi, daripada individu yang perlu dibangun di sekelilingnya.

Dalam konteks itu, James tidak punya pilihan selain berlatih sendiri, menjaga kebugaran dan penguasaan bolanya. Baginya, bergabung dengan klub secepatnya bukan hanya tentang mendapatkan waktu bermain, tetapi juga tentang mengamankan posisinya di tim nasional Kolombia. Piala Dunia 2026 dengan jalannya pertandingan yang terganggu menimbulkan risiko signifikan bagi pemain dan tim.

JAmes Rodriguez anh 2

James Rodriguez tetap menjadi pemain berkualitas bagi Chili di panggung dunia . Foto: Reuters.

MLS – Jalan keluar yang realistis menjelang Piala Dunia

Oleh karena itu, prospek kepindahan James Rodriguez ke MLS, dengan Columbus Crew muncul sebagai tujuan potensial, menurut Fox News, memiliki arti yang lebih penting daripada transfer biasa.

MLS tidak terlalu menekankan pada pressing atau intensitas seperti liga-liga top Eropa. Ini adalah lingkungan yang memungkinkan pemain-pemain berbakat secara teknis dengan mentalitas sepak bola yang kuat dan kreativitas untuk memaksimalkan nilai mereka yang tersisa.

Secara profesional, James sangat cocok untuk MLS. Dia bisa berperan sebagai playmaker, mengontrol tempo permainan, menciptakan peluang dengan umpan-umpannya dan bola mati.

Bagi Columbus Crew, ini akan menjadi kontrak yang menawarkan manfaat profesional dan juga untuk meningkatkan citra. Bagi James, ini adalah cara paling praktis untuk mempertahankan performanya menjelang Piala Dunia 2026.

Tentu saja, MLS bukanlah satu-satunya pilihan. Orlando City juga telah disebut-sebut, sementara beberapa rumor dari Amerika Selatan telah dibantah. Tetapi benang merah di antara semua tujuan potensial adalah sama: James membutuhkan lingkungan yang menerimanya sebagai kekuatan kreatif, bukan lingkungan yang menuntutnya untuk memenuhi standar fisik yang berat.

Dari perspektif tim nasional, Kolombia masih menaruh kepercayaan besar pada James. Ia berpartisipasi dalam semua pertandingan kualifikasi, mencetak gol, memberikan assist, dan memainkan peran kunci dalam mengatur permainan tim. Warisannya dari Piala Dunia 2014, dengan gol voli bersejarahnya dan penghargaan Sepatu Emas, tetap menjadi simbol pengaruhnya di panggung besar. Piala Dunia 2026 kemungkinan akan menjadi penampilan terakhir James di puncak tersebut.

Oleh karena itu, kisah James Rodriguez bukan hanya tentang seorang individu. Kisah ini jelas mencerminkan pergeseran prioritas sepak bola modern: dari mengagungkan bintang menjadi mengabdi pada sistem. Seorang pemain mungkin masih unggul di level tim nasional, tetapi kesulitan di level klub jika mereka tidak sesuai dengan struktur yang ada.

Jalan ke depan bagi James sudah jelas. Jika MLS menjadi tujuannya, itu bukanlah langkah mundur, melainkan pilihan pragmatis untuk memperpanjang nilai profesionalnya. Dan pertanyaan terbesar sekarang bukanlah "Apakah James masih bagus?", tetapi seberapa besar ruang yang bersedia diberikan sepak bola modern kepada James Rodriguez.

Sumber: https://znews.vn/nghich-ly-bua-vay-james-rodriguez-post1624469.html


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Fitur tradisional

Fitur tradisional

Vinh - Kota Fajar

Vinh - Kota Fajar

IDOLA SAYA

IDOLA SAYA