Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

AI menggantikan hampir separuh perusahaan.

Potensi AI untuk mengotomatisasi tugas sudah dapat diprediksi. CEO Salesforce, sebuah perusahaan teknologi besar, menyatakan bahwa teknologi tersebut kini mengerjakan pekerjaan hampir setengah dari karyawannya.

ZNewsZNews27/06/2025

CEO Salesforce berbagi wawasan tentang perusahaan tersebut. Foto: Bloomberg .

Banyak pakar sebelumnya telah mengomentari potensi AI untuk mengotomatisasi tugas. Dalam sebuah wawancara baru-baru ini, Marc Benioff, CEO Salesforce, sebuah perusahaan Amerika terkenal yang dikenal dengan platform perangkat lunak manajemen hubungan pelanggannya, kembali berbicara tentang tren kontroversial ini.

“AI melakukan 30-50% pekerjaan di Salesforce,” kata Benioff dalam sebuah wawancara di The Circuit bersama Emily Chang. Pekerjaan yang ia maksud mencakup fungsi dan posisi seperti insinyur perangkat lunak dan perwakilan layanan pelanggan. Ia juga menyatakan bahwa penerapan AI internal telah membantu perusahaan merekrut lebih sedikit personel.

Perusahaan yang berbasis di San Francisco ini berfokus pada penjualan produk AI yang mampu menangani tugas-tugas seperti layanan pelanggan tanpa pengawasan manusia. Benioff mengatakan akurasi alat tersebut sekitar 93%, bahkan saat melayani klien besar seperti Walt Disney.

"Kita semua perlu membiasakan diri dengan gagasan bahwa AI dapat melakukan hal-hal yang dulu kita lakukan sendiri," kata Benioff. Ia berpendapat bahwa hal ini memungkinkan kita untuk beralih ke pekerjaan yang bernilai lebih tinggi.

Pada tahun 2000-an, Salesforce merevolusi penjualan perangkat lunak dengan menyediakan alat manajemen pelanggan melalui internet. Kini, seiring pergeseran industri teknologi menuju AI, Benioff berupaya mempertahankan kepemimpinan Salesforce dengan mengintegrasikan teknologi baru ini di seluruh platform.

Selain dia, para pemimpin teknologi semakin banyak yang berbicara tentang potensi kecerdasan buatan untuk menggantikan tenaga kerja manusia. Para eksekutif di Microsoft dan Alphabet telah menyatakan bahwa AI menghasilkan sekitar 30% kode perangkat lunak baru dalam beberapa proyek.

Dario Amodei, CEO Anthropic dan pengembang Claude AI, juga mengomentari prospek AI yang akan menghilangkan separuh pekerjaan kantor. Ia memperingatkan para politisi dan pemilik bisnis untuk berhenti "memperhalus" PHK massal dan jujur ​​kepada para pekerja tentang ancaman nyata yang ditimbulkan oleh AI.

“Kanker disembuhkan, ekonomi tumbuh 10% per tahun, anggaran seimbang, tetapi 20% penduduk menganggur,” kata Amodei. Angka ini merupakan rekor tertinggi karena bahkan ketidakseimbangan makroekonomi yang parah seperti Covid hanya akan mengakibatkan pengangguran sebesar 7-8%.

Banyak pakar, seperti Sam Altman dan Geoffrey Hinton, telah memperingatkan bahwa jika kecerdasan buatan umum (AGI) menjadi kenyataan, hal itu dapat menjadi titik balik bagi umat manusia. Namun, teknologi ini masih dalam tahap AI sempit, unggul dalam tugas-tugas spesifik tetapi belum mencapai tingkat pemahaman dan pemikiran manusia.

Sumber: https://znews.vn/ai-thay-the-gan-nua-cong-ty-post1564162.html


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Kebahagiaan menyebar di setiap langkah.

Kebahagiaan menyebar di setiap langkah.

Keindahan kerja keras

Keindahan kerja keras

Selamat tahun baru

Selamat tahun baru