Pada bursa transfer musim panas 2025, Man Utd menghabiskan hingga 200 juta poundsterling untuk merekrut Matheus Cunha, Bryan Mbeumo, Diego Leon, dan Benjamin Sesko. Namun, di sisi lain, Setan Merah belum mendapatkan sepeser pun dari penjualan pemain.

Chelsea akan berhasil "menyelamatkan" Garnacho dari Man Utd (Foto: Getty).
Oleh karena itu, Man Utd sedang mempromosikan pemain-pemain "sampah" tersebut keluar dari klub. Alejandro Garnacho dikabarkan hampir meninggalkan Man Utd. Menurut pakar transfer Fabrizio Romano, bintang Argentina tersebut telah mencapai kesepakatan pribadi dengan Chelsea.
Pemain berusia 21 tahun ini dihargai sekitar £50 juta oleh Man Utd, tetapi Chelsea yakin mereka dapat menegosiasikan harga yang jauh lebih rendah. Kedua belah pihak akan menegosiasikan angka spesifik dalam waktu dekat.
Garnacho telah diberitahu oleh dewan direksi Man Utd bahwa ia tidak lagi menjadi bagian dari rencana klub. Pelatih Ruben Amorim bahkan telah mencoretnya dari tur musim panas Amerika Serikat. Sejak tim kembali ke Carrington pada 5 Agustus, pemain Argentina itu telah berlatih secara terpisah dan belum bergabung dengan tim utama.
Sumber yang dekat dengan masalah ini mengungkapkan bahwa Garnacho telah menyatakan keinginannya untuk pindah ke Chelsea, karena masa depannya di Old Trafford hampir berakhir. Menurut ESPN, masa depan Garnacho kemungkinan akan diputuskan paling cepat minggu ini.

Garnacho memiliki konflik yang tidak dapat didamaikan dengan pelatih Amorim (Foto: Getty).
Tidak disangka Man Utd sepakat menjual andalannya itu kepada rival langsungnya Chelsea, tetapi mereka tidak punya banyak pilihan lagi mengingat tidak banyak klub yang mau melepas Garnacho.
Selain Garnacho, Man Utd juga bersedia mendengarkan tawaran pemain lain seperti Antony, Jadon Sancho, Tyrell Malacia, dan Rasmus Hojlund. Hojlund juga diminati oleh AC Milan. Setan Merah bersedia menerima kerugian untuk menjual striker Denmark tersebut hanya dengan 40 juta pound.
Garnacho bermain 58 pertandingan untuk Man Utd di semua kompetisi musim lalu, mencetak 11 gol dan memberikan 10 assist. Sang striker hanya berselisih dengan pelatih Amorim ketika ia menyatakan ketidakpuasannya karena dicadangkan di final Liga Europa melawan Tottenham. Sejak itu, Garnacho secara terbuka menentang pelatih asal Portugal tersebut.
Sumber: https://dantri.com.vn/the-thao/alejandro-garnacho-dat-thoa-thuan-roi-man-utd-ben-do-moi-it-ai-ngo-20250808194850738.htm
Komentar (0)