Trent Alexander-Arnold adalah pemain yang kreatif, tetapi kemampuan bertahannya patut dipertanyakan. |
Setelah debut yang kurang mengesankan dalam hasil imbang 1-1 melawan Al Hilal, bek asal Inggris ini terus menjadi subjek kontroversi di kalangan penggemar.
Pada menit ke-7, Real Madrid dirugikan ketika Raul Asencio menerima kartu merah langsung setelah melakukan pelanggaran terhadap Salomon Rondon. Situasi ini jelas memperlihatkan celah di sayap kanan, pada saat Alexander-Arnold maju untuk mendukung serangan.
Namun, pemain kelahiran 1998 itu dengan cepat menebus kesalahannya. Pada menit ke-43, ia memberikan umpan yang menciptakan peluang bagi Arda Guler untuk mencetak gol dari jarak dekat, meningkatkan skor menjadi 2-0. Sebelumnya, Jude Bellingham mencetak gol pembuka pada menit ke-36, memberi Real keunggulan 1-0 meskipun bermain dengan 10 pemain.
Para Madridista terkesan dengan kreativitas Alexander-Arnold, tetapi masalah pertahanan tetap menjadi tanda tanya besar. Seorang penggemar berkomentar: "Kita seharusnya tidak bermain sepak bola dengan tekanan tinggi seperti Barcelona; kita akan mudah kebobolan gol, dan pertahanan Trent buruk." Penggemar lain setuju: "Trent tidak tahu cara melindungi tiang jauh. Sistem pertahanan ini terlalu mudah dieksploitasi."
Namun, tetap ada pujian untuk mantan bintang Liverpool itu. Seorang penggemar berkomentar: "Umpan itu, hadirin sekalian, adalah alasan Real Madrid membawa Trent ke Bernabeu." Penggemar lain berseru: "Permainan Trent itu brilian."
Setelah hasil imbang melawan Al Hilal, pelatih Xabi Alonso juga mengklarifikasi harapannya terhadap Alexander-Arnold: "Dia bukan tipe bek sayap yang hanya bertahan di sayap. Trent bisa menusuk ke dalam dan membangun serangan. Yang penting adalah bagaimana pemain di sekitarnya bergerak. Kita butuh waktu untuk menyempurnakannya, tetapi kemampuannya membaca permainan sangat berharga."
Sumber: https://znews.vn/alexander-arnold-gay-tranh-cai-post1562883.html







Komentar (0)