Biji chia kaya akan nutrisi, terutama serat dan omega-3, yang bermanfaat bagi kesehatan. Namun, biji chia hanya benar-benar baik jika dikonsumsi dalam jumlah sedang dan dikombinasikan dengan makanan sehat lainnya dalam diet seimbang.
1. Biji chia memiliki nilai gizi yang luar biasa.
Biji chia dianggap sebagai "makanan super" dengan komposisi nutrisi yang kaya, mengandung banyak vitamin dan mineral seperti mangan, magnesium, fosfor, dan vitamin B, serta sangat tinggi serat, protein, dan asam lemak omega-3, sehingga menawarkan berbagai manfaat kesehatan.
Menurut analisis nutrisi, 28g (2 sendok makan) biji chia mengandung: 138 kalori, 4,7g protein, 8,7g lemak, 5g asam alfa-linolenat (ALA), 11,9g karbohidrat, 9,8g serat, 14% AKG kalsium, 12% AKG zat besi, 23% AKG magnesium, 20% AKG fosfor, 12% AKG seng, 15% AKG vitamin B1, dan 16% AKG vitamin B3.
Biji chia kaya akan serat, protein, dan asam lemak omega-3.
Biji chia mengandung serat larut yang sangat tinggi, yang membantu meningkatkan rasa kenyang, mendukung penurunan berat badan, dan membantu mengontrol gula darah. Protein dalam biji chia membantu membangun dan memperbaiki sel, memperkuat otot, dan mendukung metabolisme, sehingga efektif membantu penurunan berat badan.
Asam lemak omega-3 dalam biji chia membantu mengurangi peradangan, melindungi kesehatan kardiovaskular, meningkatkan daya ingat, dan menurunkan risiko penyakit kronis. Antioksidan dalam biji chia melindungi kulit dari radikal bebas, mencegah penuaan, dan mengurangi peradangan. Mineral seperti kalsium dan fosfor dalam biji chia membantu memperkuat tulang dan mengurangi risiko osteoporosis.
2. Apakah baik mengonsumsi banyak biji chia?
Menurut Dr. Tran Thi Bich Nga, seorang spesialis Nutrisi, meskipun biji chia memiliki banyak manfaat, biji chia hanya benar-benar baik jika dikonsumsi dalam jumlah sedang dan dikombinasikan dengan makanan sehat lainnya dalam diet seimbang.
Mengonsumsi terlalu banyak biji chia dapat menyebabkan reaksi yang merugikan pada tubuh. Alasan pertama adalah karena biji chia tinggi serat. Hingga saat ini, efek samping biji chia serupa dengan jenis serat lainnya; jika dikonsumsi secara tidak benar atau dalam jumlah berlebihan, biji chia dapat sulit dipecah dan dicerna oleh tubuh. Mengonsumsi terlalu banyak biji chia dapat menyebabkan efek samping seperti kembung, gangguan pencernaan, dan sembelit.
Biji chia adalah biji yang secara alami menyerap air sehingga mengembang, mengisi perut dan menciptakan perasaan kenyang. Namun, jika biji chia tidak direndam atau dikonsumsi dalam jumlah berlebihan, dapat menyebabkan kembung, gas, ketidaknyamanan perut, dan bahkan sakit perut.
Kedua, biji-bijian ini menyerap banyak air dan dapat menyebabkan penyumbatan di saluran pencernaan. Biji chia dapat menyerap cairan 10-12 kali beratnya. Jika tidak direndam sebelum dimakan, biji chia dapat membengkak dan menyebabkan penyumbatan, meningkatkan risiko tersedak yang berbahaya.
Selain itu, dalam beberapa kasus, seperti pada penderita diabetes, mengonsumsi terlalu banyak biji chia dapat menyebabkan penurunan kadar gula darah, yang mengakibatkan kelelahan dan hipoglikemia. Penderita tekanan darah rendah juga dapat mengalami penurunan tekanan darah lebih lanjut jika mengonsumsi terlalu banyak biji chia. Penderita alergi kacang juga harus berhati-hati saat mengonsumsi biji chia.
Mengonsumsi biji chia dengan benar bermanfaat bagi kesehatan Anda.
3. Cara mengatasi kekurangan mengonsumsi biji chia
Makanlah perlahan dan dalam porsi kecil.
Idealnya, kita sebaiknya mengonsumsi biji chia dalam jumlah sekitar 1-2 sendok teh per hari. Bagi pengguna pemula, sebaiknya mulai dengan jumlah kecil, sekitar setengah sendok teh biji chia, untuk menguji adaptasi sistem pencernaan, kemudian secara bertahap tingkatkan jumlahnya.
Rendam atau giling biji chia sebelum dimakan.
Untuk membantu pencernaan, biji chia sebaiknya direndam dalam air sebelum dimakan. Waktu perendaman minimal adalah 10-15 menit, dan rasio biji-ke-cairan yang disarankan adalah 1:9. Karena asam lemak omega-3 dalam biji chia mudah berubah akibat suhu tinggi, sebaiknya direndam dalam air dingin atau hangat kuku.
Menggiling biji chia juga merupakan alternatif yang baik daripada memakannya utuh. Ini memungkinkan tubuh untuk menyerap manfaat nutrisi biji chia dengan lebih baik. Sebuah studi baru menunjukkan bahwa biji chia yang digiling menawarkan lebih banyak manfaat nutrisi daripada biji chia utuh. Biji chia yang digiling dapat membantu meningkatkan penyerapan protein dan omega-3 yang terkandung di dalam biji tersebut.
Minumlah lebih banyak air saat mengonsumsi biji chia.
Karena biji chia menyerap air dalam tubuh seperti spons, minum lebih banyak air adalah cara efektif untuk mengatasi potensi efek samping seperti rasa tidak nyaman, kembung, sembelit, dan tinja keras saat mengonsumsi biji chia.
Sumber: https://giadinh.suckhoedoisong.vn/an-nhieu-hat-chia-co-tot-khong-172241230182420507.htm







Komentar (0)