Sesuai rencana, kelompok universitas baru ini akan menjadi lembaga pendidikan tinggi terbesar ketiga di Inggris. Saat ini, kedua pihak sedang berkonsultasi mengenai kemungkinan mengubah namanya menjadi Kelompok Universitas London dan Tenggara, meskipun setiap universitas akan mempertahankan nama aslinya dan beroperasi sebagai fakultas akademik yang terpisah. Mahasiswa tetap akan mendaftar, belajar, dan lulus dari universitas pilihan mereka.
Profesor Jane Harrington, Rektor Universitas Greenwich, akan menjabat sebagai Rektor terpilih dari kelompok yang telah bergabung. Semua staf dari kedua universitas akan direkrut sebagai satu kesatuan, dengan dewan direksi dan tim eksekutif yang terpadu.
Menurut rencana yang diumumkan pada September 2025, penggabungan kedua universitas tersebut adalah "model yang dapat diikuti oleh institusi lain." Menurut Ibu Harrington, konsolidasi ini akan membantu mempertahankan kualitas pengajaran kelas dunia , mempromosikan penelitian yang membahas masalah praktis, dan menciptakan peluang baru melalui berbagi sumber daya.
Acara ini berlangsung di tengah meningkatnya tekanan keuangan pada pendidikan tinggi di Inggris. Kantor Layanan Mahasiswa memperingatkan bahwa hampir 45% universitas berisiko mengalami defisit anggaran pada tahun akademik 2024-2025. Dalam konteks ini, para pemimpin kedua universitas tersebut percaya bahwa model "mega-universitas" akan memberikan fondasi keuangan yang lebih solid untuk mengatasi tantangan ekonomi dan terus melayani masyarakat.
Sumber: https://giaoducthoidai.vn/anh-co-sieu-dai-hoc-dau-tien-post766674.html






Komentar (0)