|
Antony tidak senang dengan rekan satu timnya. |
Pada leg pertama babak 16 besar Liga Europa, yang dimainkan di Stadion Olimpiade, Betis secara tak terduga kalah 0-1 dari Panathinaikos. Perlu dicatat, tim Spanyol tersebut bermain dengan keunggulan jumlah pemain selama hampir 30 menit setelah pemain sayap Betis, Anass Zaroury, menerima kartu merah.
Meskipun unggul jumlah pemain, Betis tidak mampu menembus pertahanan lawan. Lebih buruk lagi, mereka harus membayar mahal di menit-menit terakhir. Pada menit ke-88, Vicente Taborda berhasil mengeksekusi penalti, mengamankan kemenangan tipis bagi tim Yunani tersebut.
Setelah pertandingan, Antony merasa kecewa dengan performa timnya. Pemain asal Brasil itu percaya Betis perlu mengevaluasi kembali masalah-masalahnya secara serius. "Saya merasa sedih dan kecewa. Tapi kami masih punya pertandingan leg kedua di kandang. Kami harus terus berjuang dan saya masih memiliki keyakinan penuh pada seluruh tim," ungkap Antony.
Namun, mantan pemain Manchester United itu dengan jujur mengakui bahwa Betis perlu berubah. Menurutnya, tim tersebut kurang sabar dan belum memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan baik. "Kita perlu lebih tenang dalam bermain. Seperti yang saya katakan, seluruh tim perlu introspeksi diri, karena ada banyak hal yang perlu diubah," tegas Antony.
Bintang Brasil itu juga berterima kasih kepada para penggemar Betis dan mendesak mereka untuk terus mendukung tim di leg kedua. Antony mengungkapkan bahwa ia belum dalam kondisi fisik terbaiknya dan sedang bekerja keras untuk segera mendapatkan kembali performanya.
Betis akan kembali ke La Liga akhir pekan ini dengan pertandingan melawan Celta Vigo, sebelum memfokuskan seluruh upaya mereka pada pertandingan ulang melawan Panathinaikos.
Mengapa para penggemar menantikan Manchester United di Liga Champions? Dengan sejarah mereka, basis penggemar yang besar, dan malam-malam Eropa yang penuh emosi, Manchester United selalu menjadi nama yang membuat Liga Champions semakin menarik untuk ditonton.
Sumber: https://znews.vn/antony-buc-xuc-voi-dong-doi-post1634474.html







Komentar (0)