Hakim Distrik John Coughenour menolak permintaan Apple dan Amazon untuk menolak potensi gugatan class-action mereka. Ia menambahkan bahwa "validitas" pasar, isu sentral dalam sengketa antimonopoli, harus dipertimbangkan oleh juri.
| Apple dan Amazon dituduh berkolusi untuk menetapkan harga iPhone. |
Gugatan tersebut diajukan pada November 2022, dan kasus ini sekarang akan memasuki tahap pengumpulan bukti dan proses pra-persidangan lainnya.
Menurut Steve Berman, seorang pengacara yang mewakili warga negara AS yang membeli iPhone dan iPad di Amazon sejak Januari 2019, putusan pengadilan tersebut merupakan "kemenangan besar bagi pengguna ponsel dan iPad Apple." Mereka berpendapat bahwa perjanjian tersebut, yang mulai berlaku tahun itu, membatasi jumlah penjual yang bersaing dan melanggar ketentuan antimonopoli.
Menurut gugatan tersebut, terdapat sekitar 600 penjual produk Apple di Amazon pada tahun 2018. Apple setuju untuk mengizinkan Amazon menurunkan harga produk jika platform e-commerce tersebut mengurangi jumlah penjual kembali produk Apple di pasarnya.
Apple mengatakan perjanjian tersebut bertujuan untuk mengurangi penjualan produk Apple palsu di platformnya. Pengacara Apple menyebut perjanjian itu "biasa" dan sah secara hukum. Menurut hakim negara bagian Seattle, motif di balik perjanjian tersebut akan dibahas kemudian dalam persidangan.
Dalam laporan pendapatan terbaru mereka, Apple mencatatkan pendapatan sebesar $94,8 miliar dan Amazon mencatatkan pendapatan sebesar $127,4 miliar.
Sumber







Komentar (0)