Berbicara pada kongres tahunan ke-43 Institut Eksekutif Keuangan Argentina (IAEF), Menteri Luar Negeri Quirno mengumumkan bahwa Argentina akan secara resmi mengajukan permohonan untuk bergabung dengan Kemitraan Trans-Pasifik Komprehensif dan Progresif (CPTPP). Permohonan tersebut akan diteruskan kepada Menteri Perdagangan Selandia Baru, negara yang memegang status penyimpan perjanjian tersebut.
Menurut Bapak Quirno, CPTPP saat ini menyatukan 12 negara anggota, yang menyumbang sekitar 13% dari PDB global. Bergabung dengan perjanjian ini diharapkan dapat membantu Argentina memperkuat hubungannya dengan pasar-pasar dinamis terkemuka di dunia, sekaligus membuka lebih banyak peluang ekspor, menarik investasi, dan mengembangkan sektor swasta.

Menteri Luar Negeri Argentina Pablo Quirno. Foto: comercioyjusticia.info .
Saat ini, CPTPP adalah kawasan perdagangan bebas terbesar keempat di dunia , dengan anggota termasuk Australia, Brunei, Kanada, Chili, Jepang, Malaysia, Meksiko, Selandia Baru, Peru, Singapura, Inggris Raya, dan Vietnam.
Perjanjian ini dianggap sebagai salah satu mekanisme perdagangan multilateral berstandar tertinggi yang ada saat ini, mencakup banyak bidang mulai dari perdagangan barang dan jasa hingga investasi dan e-commerce. Pemerintah Argentina selanjutnya menyatakan bahwa tujuan bergabung dengan CPTPP adalah untuk memperluas akses ke pasar baru, mendiversifikasi hubungan ekonomi luar negeri, dan mendorong pertumbuhan melalui sektor swasta.
Langkah ini juga mencerminkan komitmen Argentina untuk memperkuat integrasinya dengan kawasan Asia-Pasifik, salah satu pusat pertumbuhan paling dinamis di dunia.
Jika disetujui oleh para anggota, Argentina akan menjadi negara Amerika Selatan keempat yang bergabung dengan CPTPP, setelah Chili, Peru, dan Meksiko, sehingga secara signifikan memperluas jaringan mitra dagangnya di luar Pasar Bersama Selatan (Mercosur).
Sumber: https://nongnghiepmoitruong.vn/argentina-xin-gia-nhap-cptpp-d814579.html








Komentar (0)