
Menurut Kantor Berita Xinhua, pada tanggal 16 April saat mengumumkan Strategi Pertahanan Nasional (NDS) 2026, Menteri Pertahanan Australia Richard Marles mengatakan bahwa ini merupakan "peningkatan terbesar pengeluaran pertahanan Australia di masa damai." NDS baru ini juga mencakup tambahan alokasi anggaran pertahanan sebesar A$14 miliar mulai sekarang hingga tahun 2030.
Menurut NDS 2026, sebagian besar pendanaan baru akan dialokasikan untuk memperkuat kemampuan dalam menanggapi ancaman yang muncul, seperti drone udara dan laut berbiaya rendah, ancaman siber, rudal hipersonik, dan rudal balistik.
Investasi tambahan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kemandirian Angkatan Pertahanan Australia (ADF) dalam menghadapi konflik, sekaligus meningkatkan ketahanan dan kesiapannya, memastikan angkatan bersenjata tetap siap menghadapi ancaman keamanan di masa depan.
Laporan Strategis Nasional (NDS) 2026 menilai bahwa Australia menghadapi “lingkungan strategis yang paling kompleks dan menantang sejak Perang Dunia II,” karena norma-norma internasional yang dulunya membatasi penggunaan kekuatan terkikis, aliansi tradisional menunjukkan tanda-tanda kerapuhan, sementara perkembangan pesat peperangan asimetris membuat prediksi dan mitigasi risiko semakin sulit.
Sumber: https://nhandan.vn/australia-tang-ngan-sach-quoc-phong-post956221.html







Komentar (0)