Bagi pengemudi Grab, benang merah dalam perjalanan dengan penumpang internasional bukan hanya kesempatan untuk lebih banyak menggunakan bahasa Inggris, tetapi juga pengalaman yang menyenangkan. Beberapa perjalanan hanya berupa beberapa sapaan, beberapa membutuhkan pemikiran cepat, dan yang lainnya adalah percakapan yang berkesan.
Setiap perjalanan membuka peluang untuk pertemuan yang menarik.
Tran Dang Khoa (22 tahun, Kota Ho Chi Minh), seorang mahasiswa, telah bekerja dengan Grab selama hampir setahun. Dengan latar belakang bahasa Inggris, ketika mengetahui tentang layanan GrabBike berbahasa Inggris, Khoa langsung mendaftar karena ingin lebih banyak kesempatan untuk mengobrol dengan pelanggan asing dan mempraktikkan kemampuan komunikasinya dalam situasi kehidupan nyata.
Khoa mengatakan bahwa tidak setiap percakapan dengan pengunjung internasional dimulai dengan topik yang rumit. Seringkali, hanya beberapa pertanyaan sederhana seperti "Apa kabar?", "Dari mana Anda berasal?", atau "Berapa usia Anda?" sudah cukup untuk membuat perjalanan lebih nyaman.
"Saat berbicara bahasa Inggris, jika saya kekurangan kosakata, saya mulai dengan pertanyaan-pertanyaan dasar. Ini membantu menjaga komunikasi dan meningkatkan kepercayaan diri saya," ujar Khoa.
Mengantar turis internasional terkadang dapat menyebabkan situasi yang tak terduga. Khoa paling mengingat saat ia menjemput seorang penumpang asal India yang memesan lokasi penjemputan yang salah. Yang menambah kesulitan, penumpang tersebut tidak berbicara bahasa Inggris dengan lancar. Khoa secara proaktif menambahkan penumpang tersebut di Zalo, meminta mereka untuk mengambil foto area sekitar dan papan petunjuk terdekat agar ia dapat melacak lokasi mereka.
Bagi Khoa, situasi seperti itu membantunya mengasah keterampilan komunikasi praktisnya, yang mengharuskannya untuk dengan cepat menemukan kata-kata yang tepat, mengungkapkan idenya dengan jelas, dan menangani situasi sedemikian rupa sehingga pelanggan menerima bantuan secepat mungkin.
![]() |
Mengangkut wisatawan asing memberi Khoa lebih banyak kesempatan untuk mempraktikkan kemampuan komunikasi bahasa Inggrisnya. |
Tidak hanya untuk pengemudi muda seperti Khoa, tetapi GrabBike juga memberikan kesempatan bagi banyak pengemudi untuk memanfaatkan kembali kemampuan bahasa asing yang mereka miliki.
Sebagai contoh, Ibu TNC Thuy, seorang pengemudi di Kota Ho Chi Minh, telah bergabung dengan Grab selama hampir 3 tahun. Sebelumnya, Ibu Thuy memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang cukup baik, tetapi jarang menggunakannya dan secara bertahap melupakannya. Sesekali, ketika mengangkut penumpang asing, ia berkesempatan untuk menggunakan kembali kemampuan bahasa asingnya. Ketika mengetahui tentang versi bahasa Inggris GrabBike, ia langsung mendaftar. "Saya pikir ini adalah kesempatan bagus bagi saya untuk mengasah kemampuan bahasa Inggris dan mendapatkan penghasilan tambahan," katanya.
![]() |
Layanan berbahasa Inggris GrabBike memberi pengemudi lebih banyak kesempatan untuk mendapatkan penumpang. |
Sementara Khoa biasanya memulai dengan pertanyaan singkat untuk menciptakan suasana santai, Thuy memilih pendekatan percakapan yang lebih intim dengan penumpangnya. Saat mengantar wisatawan yang baru pertama kali ke Vietnam, ia sering memanfaatkan kesempatan untuk memperkenalkan beberapa hal tentang tempat-tempat yang mereka lewati.
Sebagai contoh, ketika melewati Istana Kemerdekaan, ia secara singkat menyebutkan situs bersejarah tersebut. Melalui area-area yang familiar di Kota Ho Chi Minh, ia menjelaskan berbagai hal untuk membantu pengunjung memahami kota dengan lebih baik. Terkadang, ia bahkan menyarankan pengunjung untuk meminta bantuan polisi jika mereka mengalami kesulitan.
Lebih banyak kesempatan untuk pelatihan, lebih banyak penghasilan, dan lebih banyak koneksi.
Khoa mengatakan bahwa semakin banyak pelanggan yang ia temui, semakin ia menyadari bahwa bahasa Inggris yang digunakan di jalanan sangat berbeda dengan bahasa Inggris yang digunakan di kelas. Pelanggan berasal dari berbagai negara, memiliki pengucapan, kecepatan berbicara, dan cara mengekspresikan diri yang berbeda. Hal ini membuat mendengarkan dan memahami menjadi lebih sulit pada awalnya, tetapi juga membantunya secara bertahap terbiasa dengan komunikasi kehidupan nyata.
![]() |
Layanan berbahasa Inggris GrabBike telah menarik banyak pengemudi untuk mendaftar. |
Bagi Ibu Thuy, perjalanan dengan penumpang asing terkadang menghadirkan banyak cerita sehari-hari yang menarik. Ia paling ingat perjalanan larut malam dari daerah Nguyen Huu Canh ke Distrik 2 lama. Di sepanjang jalan, penumpang asing itu menanyakan tentang pekerjaan dan kehidupannya. Dalam bahasa Inggris, Ibu Thuy menceritakan bagaimana ia telah melakukan banyak pekerjaan berbeda, tetapi sekarang mengemudi untuk Grab untuk merawat anak-anaknya dan mendapatkan penghasilan untuk menghidupi dirinya sendiri.
Penumpang itu mendengarkan dan memberikan semangat. Ketika perjalanan berakhir, ia memberinya tambahan 200.000 VND sebagai tanda terima kasih. Bagi Ibu Thuy, yang paling diingatnya bukanlah hanya uang tip, tetapi perasaan didengarkan dan dipahami oleh orang asing.
Di rute yang sudah dikenal, layanan baru ini menawarkan berbagai pengalaman berbeda bagi pengemudi Grab. Mulai dari sapaan proaktif dan percakapan ringan hingga kesediaan membantu pelanggan saat dibutuhkan, pengemudi GrabBike yang berbahasa Inggris semakin percaya diri dalam melayani pelanggan internasional.
Sumber: https://znews.vn/bac-tai-grab-ke-chuyen-cho-khach-tay-post1660582.html













