Komune Hon Dat memiliki hampir 300 kapal penangkap ikan. Menjaga perdamaian di laut, melestarikan industri perikanan, dan mengamankan pasar ekspor di tengah pengawasan yang lebih ketat terhadap penangkapan ikan ilegal, tidak dilaporkan, dan tidak diatur (IUU) merupakan tantangan signifikan bagi para perwira dan prajurit Pos Penjaga Perbatasan Linh Huynh. Mayor Phan Tan Phat, Wakil Petugas Politik Pos Penjaga Perbatasan Linh Huynh, secara pribadi melakukan kunjungan ke kapal-kapal tersebut. Menurut Mayor Phat, unit tersebut melakukan 3-8 kunjungan per bulan untuk memeriksa peralatan dan mengingatkan nelayan tentang pelanggaran umum. Di darat, unit tersebut menyelenggarakan kampanye kesadaran kelompok kecil dan mengunjungi rumah-rumah penduduk untuk melakukan percakapan langsung dengan nelayan.

Petugas dari Pos Penjaga Perbatasan Linh Huynh berpatroli dan memantau laut, membimbing para nelayan untuk mematuhi peraturan terhadap penangkapan ikan IUU (Ilegal, Tidak Dilaporkan, dan Tidak Diatur). Foto: BICH THUY
Di antara ratusan rumah tangga yang kesadarannya berubah setelah kampanye tersebut, Bapak Vo Ngoc Thu, yang tinggal di dusun Vam Bien, adalah contoh utamanya. Bapak Thu menceritakan: “Sebelumnya, saya berpikir bahwa memancing di musim yang tepat sudah cukup, tanpa memperhatikan perairan asing. Ketika petugas datang ke perahu dan menunjukkan kepada saya cara menghidupkan peralatan, saya menyadari bahwa kepatuhan bukan hanya tentang kepatuhan, tetapi tentang melindungi diri saya dan awak kapal saya. Sejak memahami peraturan tersebut, perahu saya selalu mempertahankan sinyal VMS yang stabil.” Bapak Tran Huu Thanh, yang tinggal di dusun Linh Huynh, menambahkan: “Saya sering melaut, dan saya jarang mendengarkan kampanye kesadaran skala besar. Petugas datang langsung ke perahu dan menjelaskan setiap poin dengan jelas, sehingga saya langsung memahami area penangkapan ikan yang diizinkan dan cara menghidupkan peralatan VMS pada waktu yang tepat.”
Menurut Letnan Kolonel Bui Khac Duong, Komandan Pos Penjaga Perbatasan Linh Huynh, proses mendidik nelayan bukanlah hal yang mudah. Nelayan menghabiskan waktu berhari-hari di laut, dan kemampuan mereka untuk memahami peraturan bervariasi. Jika terlalu banyak informasi disampaikan sekaligus, akan sulit bagi mereka untuk mengingatnya, tetapi jika tidak ada penjelasan sama sekali, mereka akan mudah bingung dengan peraturan baru tersebut. Oleh karena itu, unit tersebut secara proaktif memecah konten menjadi bagian-bagian yang lebih kecil, menyusun materi yang sesuai untuk setiap kelompok sasaran, dan menyelenggarakan pelatihan rutin untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan komunikasi para petugasnya. Hal ini memastikan bahwa informasi hukum disampaikan secara ringkas, mudah dipahami, mudah diingat, dan mudah diterapkan.

Petugas di Pos Pemeriksaan Perbatasan Linh Huynh memeriksa dokumen dan memandu nelayan melalui prosedur keberangkatan. Foto: BICH THUY
Berkat mobilisasi masyarakat yang efektif pada waktu yang tepat, mulai 1 Januari hingga 30 November 2025, komune Hon Dat tidak akan lagi memiliki kasus penangkapan ikan ilegal, tidak dilaporkan, dan tidak diatur (IUU); 98% kapal memelihara VMS (Sistem Pemantauan Kendaraan) sesuai persyaratan. Yang menggembirakan, banyak kapal yang sebelumnya diberi peringatan kini secara sukarela menghubungi pihak berwenang untuk memeriksa sinyal mereka sebelum setiap perjalanan ke laut.
Menurut Nguyen Huu Ngoc, Wakil Kepala Departemen Propaganda dan Mobilisasi Massa Komite Partai Provinsi, upaya mobilisasi massa di Pos Penjaga Perbatasan Linh Huynh efektif, dan tepat sasaran dalam memenuhi kebutuhan masyarakat setempat. Ketika nelayan memahami dan mematuhi secara sukarela, pengelolaan menjadi lebih mudah dan efisien. Ini adalah model "mobilisasi massa yang terampil" yang sangat praktis, yang berkontribusi pada tujuan pencabutan "kartu kuning" dan perlindungan mata pencaharian nelayan yang berkelanjutan.
Percakapan singkat di dek kapal dan sesi bimbingan berkelanjutan di rumah-rumah penduduk menciptakan transformasi yang nyata di daerah pesisir Linh Huynh, di mana "mobilisasi masyarakat yang efektif" ditunjukkan melalui tindakan, antusiasme, dan kebersamaan sehari-hari dengan masyarakat.
BICH THUY
Sumber: https://baoangiang.com.vn/bam-tau-ca-chong-iuu-a470161.html







Komentar (0)