![]() |
| Ibu Trieu Thi Sinh baru saja menyelesaikan kostum tradisional suku Dao Que Lam. |
Sejak zaman dahulu, masyarakat Dao di Que Lam telah mengetahui cara membudidayakan ubi jalar merah untuk membuat bihun buatan tangan. Meskipun tanaman asli ini tidak menghasilkan produktivitas tinggi, ia memiliki kandungan pati yang baik, sehingga menghasilkan bihun yang transparan, kenyal, dan harum. Berkat tanah, sumber air, dan pengalaman yang terakumulasi selama beberapa generasi, bihun ubi jalar Phieng Phang memiliki cita rasa unik yang sulit ditemukan di tempat lain.
Selain bihun yang terbuat dari pati singkong, Phiêng Phàng juga melestarikan kerajinan sulaman dan tenun tradisional. Di usianya yang sudah lebih dari 70 tahun, Ibu Triệu Thị Sinh masih tekun mengerjakan setiap jahitan. Baginya, ini bukan hanya mata pencaharian tetapi juga cara untuk melestarikan identitas budaya. Pakaian, syal, dan tas sulaman tangannya populer di kalangan pelanggan baik di dalam maupun di luar wilayah tersebut. Yang menarik, tugas-tugas yang tampaknya sederhana ini kini telah menjadi produk wisata pengalaman, memungkinkan pengunjung Phiêng Phàng untuk secara langsung mempelajari sulaman dan memahami proses pembuatan kerajinan tangan tradisional.
Selain itu, Bapak Trieu Huu Vuong – yang dianggap sebagai "maestro" tenun di desa – terus dengan tekun melestarikan keahliannya. Dari bambu dan rotan yang dikumpulkan dari hutan, ia membuat barang-barang kebutuhan sehari-hari seperti keranjang, nampan, dan tas jinjing. Produk tenunnya tidak hanya bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari, tetapi juga secara bertahap menjadi suvenir yang mencerminkan karakter unik desa tersebut, memperkaya pengalaman wisatawan yang mengunjungi dataran tinggi Phieng Phang.
Menurut Ibu Ma Thi Ninh, Direktur Koperasi Yen Duong (Komune Thuong Minh), kerajinan tradisional di Phieng Phang tidak hanya dilestarikan tetapi juga secara bertahap mengembangkan nilainya, dengan tujuan membangun desa kerajinan yang terkait dengan wisata pengalaman.
Dengan tangan terampil dan kecintaan mereka terhadap budaya lokal, masyarakat Dao Phieng Phang mengubah nilai-nilai tradisional menjadi mata pencaharian, berkontribusi pada kemakmuran tanah air mereka di dataran tinggi.
Sumber: https://baothainguyen.vn/mien-nui-vung-cao/202606/ban-dao-giu-nghe-truyen-thong-4d31491/









Komentar (0)