![]() |
Peristiwa yang berujung pada gol Messi. |
Dalam kemenangan Argentina 2-0 atas Austria di Grup J Piala Dunia 2026, Messi membuka skor pada menit ke-38 dengan tembakan keras. Gol ini membawa jumlah gol superstar berusia 38 tahun itu di Piala Dunia menjadi 17, melampaui Miroslav Klose untuk menduduki posisi teratas dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa di turnamen tersebut.
Namun, mantan kiper legendaris Peter Schmeichel berpendapat bahwa gol tersebut seharusnya dianulir. Menganalisis situasi di Fox Sports , mantan bintang Denmark itu menunjukkan bahwa Alexis Mac Allister melakukan pelanggaran terhadap gelandang Austria Xaver Schlager tepat sebelum Argentina melancarkan serangan yang berujung pada gol tersebut.
"Saya rasa gol itu seharusnya tidak dianulir. Mac Allister menendang kaki Schlager dari belakang. Itu jelas tendangan bebas untuk Austria. VAR seharusnya turun tangan dan meminta wasit untuk meninjaunya. Ini jelas sebuah kesalahan," kata Schmeichel.
Mantan kiper yang mencatatkan 129 penampilan untuk tim nasional Denmark ini juga mengaku kecewa dengan keputusan wasit yang mengabaikan insiden kontroversial tersebut.
Tidak hanya Schmeichel, tetapi banyak penggemar di media sosial juga mengungkapkan kemarahan mereka. Beberapa pendapat menyatakan bahwa Austria dirugikan karena pelanggaran tersebut tidak ditinjau secara menyeluruh sebelum Messi mencetak gol. Beberapa bahkan mempertanyakan favoritisme terhadap Argentina setelah beberapa keputusan kontroversial di pertandingan sebelumnya.
Namun, perdebatan tersebut tidak dapat mengubah hasil di lapangan. Gol tersebut tetap disahkan, dan Messi secara resmi masuk dalam sejarah Piala Dunia sebagai pencetak gol terbanyak turnamen tersebut.
Tak berhenti sampai di situ, kapten Argentina itu mencetak gol lagi di waktu tambahan babak kedua untuk melengkapi brace-nya, sehingga total golnya di Piala Dunia menjadi 18. Dengan 5 gol hanya dalam 2 pertandingan di Piala Dunia 2026, Messi memimpin persaingan untuk Sepatu Emas.
Sumber: https://znews.vn/ban-thang-ky-luc-cua-messi-khong-hop-le-post1662413.html































































