
Desainer Nguyen Minh Cong mengubah kue tradisional Vietnam menjadi gaun dan pakaian mewah - Foto: KIENG CAN TEAM
Untuk menandai perjalanan 10 tahunnya di dunia mode , desainer Nguyen Minh Cong menyelenggarakan pameran budaya, seni, dan mode bert名为"The Island Region " di Museum Wanita Selatan di Kota Ho Chi Minh.
Pameran ini merupakan bentuk penghormatan dari Nguyen Minh Cong kepada kota kelahirannya, Ben Tre (sekarang Vinh Long ), tanah yang memupuk jiwa artistiknya dan membentuk gaya desain fesyennya yang khas.
Menghadirkan kembali kue-kue tradisional Vietnam melalui dunia mode.
Pada tahun 2021, Nguyen Minh Cong menciptakan desain unik yang terinspirasi dari kue-kue tradisional Vietnam Selatan seperti: kue singkong sutra, kue kulit babi, panekuk gurih, kue daun nangka, kue beras kukus, kue beras kukus manis…
Gaun-gaun kreatif yang terbuat dari berbagai jenis kue ini menciptakan bentuk unik dan warna yang beragam, berkat daya tarik makanan tersebut.
Koleksi ini mencetak rekor di Vietnam pada tahun 2021 sebagai koleksi fesyen mini pertama yang terbuat dari bahan-bahan yang terinspirasi dari masakan tradisional Vietnam Selatan.
Untuk merayakan 10 tahun kariernya, desainer Nguyen Minh Cong memutuskan untuk mengubah 20 desain menggunakan bahan-bahan dari masakan tradisional Vietnam menjadi gaun malam yang sarat dengan identitas Vietnam.
Desainer Nguyen Minh Cong berbagi: “Gagasan untuk menciptakan kembali budaya rakyat wilayah Barat Daya Vietnam melalui bahasa mode adalah sesuatu yang telah saya hargai selama bertahun-tahun. Melalui setiap desain, saya ingin menanamkan kenangan dan semangat tanah air saya di dalamnya.”
Mengubah kue, pasar, dan elemen tradisional lainnya menjadi bahasa mode bukanlah tugas yang mudah; hal itu membutuhkan perhatian yang cermat terhadap detail, kreativitas, dan kesabaran.
Dia dan rekan-rekannya harus bereksperimen dengan lusinan bahan berbeda untuk menemukan kain yang dapat membangkitkan perasaan seperti tepung beras ketan, kerak kue yang renyah, atau warna-warna cerah, sambil tetap mempertahankan keanggunan yang dibutuhkan.
Untuk menyelesaikan sebuah desain, ia melakukan puluhan revisi untuk memastikan bahwa nuansa pedesaan dan sederhana dari kue-kue tersebut tetap terjaga.

Nona Nguyen Ngoc Kieu Duy mengenakan gaun dengan desain yang terinspirasi dari "banh lot" (sejenis makanan penutup Vietnam) dengan skema warna utama putih dan biru muda. Detailnya dibuat dengan sangat teliti dan halus, dengan setiap untaian makanan penutup tersebut terpasang dengan hati-hati - Foto: TIM KIENG CAN
Sepenggal miniatur dari wilayah Barat.
Ruang pameran "Kawasan Pulau" menampilkan 20 desain yang terinspirasi dari kue tradisional Vietnam, dipadukan dengan gambar-gambar desa pedesaan, rumah-rumah, dermaga tepi sungai, pasar Tet, dan lain-lain, memberikan pengalaman multisensori bagi para pengunjung.
Selain itu, Nguyen Minh Cong telah menciptakan kembali sudut dapur kecil yang nyaman dan bergaya pedesaan di mana pengunjung dapat menikmati kue dan teh tradisional.
Pameran "Kawasan Kepulauan " akan berlangsung dari tanggal 15 Oktober hingga 15 November di Museum Wanita Vietnam Selatan, dengan masuk gratis.

Nona Vo Le Que Anh mengenakan desain "banh khot" (panekuk gurih Vietnam) dengan siluet pas badan dan rok ekor ikan. Motif banh khot menjadi titik fokus, dengan warna utama hijau sayuran - Foto: TIM KIENG CAN

Juara kedua Che Nguyen Quynh Chau mengenakan gaun bergaya "pancake" dengan siluet bervolume dan melebar dalam warna kuning dominan, dihiasi detail sayuran - Foto: KIENG CAN TEAM

Runner-up Nguyen Le Ngoc Thao tampil dengan desain "sandwich berbentuk hati", memamerkan kecantikan awet mudanya. Yang menjadi sorotan adalah detail berbentuk hati dan teknik gradasi warna yang halus - Foto: KIENG CAN TEAM

Nona Luong Thuy Linh mengenakan gaun yang didesain seperti "bungkus kertas beras," dengan skema warna dominan putih. Desain berlapis dan lekukan lembut yang khas menciptakan penampilan yang mengalir dan anggun. - Foto: TIM KIENG CAN

Pemenang kedua, Pham Ngoc Phuong Anh, mengenakan busana "selai kelapa" yang menggunakan enam warna yang secara bertahap berubah dari merah muda ke ungu. Detailnya dihiasi dengan teliti menggunakan pita sutra lembut yang dipilin. - Foto: KIENG CAN TEAM

Runner-up Lê Nguyễn Ngọc Hằng mengenakan gaun dengan desain "kue beras" yang menampilkan potongan-potongan kue beras pada gaun yang dibuat menggunakan teknik lipatan dan kombinasi warna yang beragam, menghasilkan efek berlapis yang menarik perhatian - Foto: KIẾNG CẬN TEAM

Desain ini terinspirasi dari puding sagu dengan biji delima - Foto: HOAI PHUONG

Desainnya terinspirasi dari kue pisang kukus - Foto: HOAI PHUONG

Desainnya terinspirasi dari hidangan mi beras berbentuk ulat sutra khas Vietnam - Foto: HOAI PHUONG

Desainnya terinspirasi dari mie singkong berwarna-warni - Foto: HOAI PHUONG

Desain ini terinspirasi oleh gaya manis dan feminin dari kue beras Vietnam - Foto: HOAI PHUONG

Desainnya terinspirasi dari kue beras gurih - Foto: HOAI PHUONG

Desainnya terinspirasi dari lumpia nasi manis - Foto: HOAI PHUONG
Sumber: https://tuoitre.vn/banh-dan-gian-nam-bo-len-san-dien-thoi-trang-20251016071918293.htm










