Menurut Manchester Evening, meskipun dewan direksi Man Utd secara terbuka mendukungnya, mereka masih menyiapkan pengganti jika hasil tidak membaik dalam tiga pertandingan berikutnya. Hal ini menunjukkan bahwa manajer Amorim memiliki waktu yang sangat sedikit untuk membuktikan kemampuannya sebelum Oktober.

Pelatih Amorim menghadapi risiko dipecat setelah kalah 0-3 dari Man City di kandang (Foto: Getty).
Tiga tim yang harus dikalahkan manajer Amorim adalah Chelsea, Sunderland, dan Brentford, yang saat ini masing-masing berada di peringkat ke-5, ke-7, dan ke-12 di klasemen Liga Premier musim 2025-26. Rangkaian pertandingan ini akan sangat penting dalam menentukan masa depan pelatih asal Portugal itu di Old Trafford, mengingat penurunan signifikan yang dialami Setan Merah sejak awal musim.
Saat ini Man Utd berada di peringkat ke-14 klasemen liga dan hanya mengumpulkan 4 poin setelah 4 putaran pertama. Mereka juga tersingkir dari Carabao Cup oleh Grimsby Town, tim dari liga yang lebih rendah, yang semakin meningkatkan tekanan pada manajer Amorim.
Sejak mengambil alih posisi di Man Utd 10 bulan lalu, manajer Ruben Amorim hanya berhasil meraih 8 kemenangan dari 31 pertandingan Liga Premier. Rekor buruk ini membuat banyak pemain veteran mulai mempertanyakan strategi dan metode kepelatihannya.
Kekalahan 0-3 dari Man City di kandang sendiri pada putaran keempat Liga Premier memicu gelombang kritik, memaksa manajemen klub untuk mengambil tindakan.
Meskipun para petinggi Man Utd terus menyatakan dukungan mereka kepada manajer Amorim kepada media, para pakar sepak bola Inggris menunjukkan bahwa Man Utd melakukan hal yang sama dengan manajer Erik Ten Hag sebelum memecatnya setelah hanya sembilan pertandingan musim lalu.
Manchester United telah mempersiapkan diri untuk pergantian manajer dengan mempersempit daftar kandidat potensial mereka. Dua nama yang paling menonjol adalah manajer tim nasional Inggris, Gareth Southgate, dan mantan manajer Tottenham, Mauricio Pochettino.
Selain itu, daftar tersebut juga mencakup Oliver Glasner (Crystal Palace), Marco Silva (Fulham), dan Andoni Iraola (Bournemouth). Pencantuman Southgate dan Pochettino menunjukkan bahwa Man Utd mencari manajer berpengalaman dengan kemampuan manajemen ruang ganti yang kuat.

Manajer Amorim tidak punya banyak waktu lagi di Man Utd (Foto: Getty).
Para penggemar kini fokus pada tiga pertandingan Liga Premier Manchester United berikutnya. Apa yang terjadi selanjutnya akan menentukan masa depan manajer asal Portugal itu, serta arah yang akan diambil Setan Merah untuk sisa musim ini. Manajer Amorim membutuhkan setidaknya dua kemenangan untuk mengamankan pekerjaannya di Old Trafford sebelum Oktober.
Sumber: https://dantri.com.vn/the-thao/bao-anh-tiet-lo-thoi-diem-man-utd-sa-thai-hlv-amorim-20250917120338801.htm










Komentar (0)