Foto ilustrasi. |
Menghadapi banyak tantangan
Dalam beberapa tahun terakhir, agensi pers di Vietnam menghadapi banyak tantangan besar bagi surat kabar cetak. Banyak surat kabar harian telah "diundur" menjadi mingguan, dan surat kabar mingguan telah "diundur" menjadi bulanan. Sebagian besar surat kabar lokal dan industri hanya menerbitkan eksemplar yang cukup untuk menutupi alokasi anggaran.
Banyak "nama" di pasar pers pada satu waktu seperti: Tuoi Tre, Thanh Nien, Phap Luat Thanh Pho Ho Chi Minh , Lao Dong, Tien Phong... juga didorong ke jalan buntu.
Di tingkat pers internasional, hal ini sangat jelas. Surat kabar besar seperti New York Times, Washington Post, Lemonde, El Pais... semuanya terpaksa mengurangi jumlah surat kabar cetak. Sebagian besar surat kabar ini telah berhenti mengenakan biaya untuk versi elektronik dengan harga sekitar 0,25 dolar AS/minggu dan 20 dolar AS/tahun.
Faktanya, multimedia dan pesatnya perkembangan jejaring sosial berdampak besar pada media cetak. Kebiasaan membaca, mendengarkan, dan menonton masyarakat juga berubah seiring munculnya perangkat seluler seperti ponsel pintar, iPad, dan sebagainya.
Sejumlah surat kabar ternama di seluruh dunia telah mengumumkan “Going digital!”, yang berarti mereka akan berhenti menerbitkan surat kabar cetak dan beralih ke surat kabar daring, termasuk Newsweek, surat kabar mingguan terbesar kedua di AS (setelah Time).
Selain itu, pandemi COVID-19 telah memberikan pukulan berat bagi media cetak. Di Vietnam, selama pandemi, banyak surat kabar dan majalah terpaksa menghentikan sementara pencetakan, dan banyak yang masih berjuang dengan strategi penerbitan ulang atau pengurangan frekuensi.
Saat ini, surat kabar yang mandiri secara finansial berada di bawah tekanan untuk meningkatkan pendapatan mereka. Harga surat kabar tidak naik, dan sulit untuk ditingkatkan, mengurangi jumlah cetak dapat menyebabkan kerugian, dan pendapatan iklan menjadi sangat sulit. Jumlah surat kabar cetak telah menurun 25-50%, pendapatan iklan telah menurun lebih dari 60%...
Pekerja di Percetakan Surat Kabar Thai Nguyen memeriksa produk surat kabar cetak. |
Berubah untuk memenuhi kebutuhan pembaca
Menghadapi berbagai kesulitan dan tantangan yang telah dan sedang dihadapi pers dunia, perubahan untuk memenuhi kebutuhan pembaca merupakan tuntutan yang tak terelakkan dan vital bagi lembaga pers di negara kita.
Belakangan ini, banyak kantor berita telah mengubah model editorial mereka dari tradisional (surat kabar cetak murni atau surat kabar cetak dengan versi elektronik) menjadi model editorial konvergen dan secara bertahap mengubah cara berkarya jurnalisme menjadi lebih modern. Kantor redaksi surat kabar juga telah menata ulang perangkat dan proses kerja mereka.
Seperti yang kita ketahui, pers bertujuan untuk melayani pembaca, dan manfaat yang diberikan surat kabar kepada pembaca merupakan faktor yang membuat pembaca tetap setia. Keunggulan surat kabar daring adalah cepat dan mudah dibaca, tetapi untuk isu-isu besar, rangkaian artikel tematik yang perlu dibaca dengan serius, dibolak-balik untuk memahami sudut pandang informasi, analisis, komentar, dan sintesis, serta merangkai konten yang kompleks menjadi opini tersendiri bagi pembaca, surat kabar cetak tetap menjadi pilihan yang menarik.
Salah satu topik hangat dalam jurnalisme cetak saat ini adalah jurnalisme data. Intinya, jurnalisme data adalah sintesis sejumlah besar data dengan cara ilmiah dan baru, yang memberikan kebebasan kepada pembaca untuk memahami isu tersebut dengan cara mereka sendiri. Memvisualisasikan data dan menyusunnya membantu menyampaikan informasi kepada pembaca dengan lebih baik, lebih mudah dipahami, dan sekaligus menciptakan hubungan multidimensi antar data tersebut.
Dengan cara membaca berita yang biasa, pembaca akan kesulitan dalam mengumpulkan informasi yang luas, beragam, dan kompleks, lalu menyaring dan mengubahnya untuk mencapai pemahaman yang lebih jelas dan lebih "multidimensi" tentang konten tertentu.
Di dunia informasi yang sangat besar, bahkan kacau, sulit bagi mereka untuk melakukannya sendiri. Jurnalis dengan sumber informasi, perangkat analisis, dan visi yang komprehensif akan membantu pembaca melihat berbagai aspek dalam waktu sesingkat-singkatnya.
Mendukung setiap gagasan jurnalis, pakar data adalah spesialis grafis. Spesialis grafis yang bertugas di surat kabar mahir dalam keterampilan grafis, sekaligus memiliki pemikiran teknis dan ilmiah yang sangat tajam. Merekalah yang meningkatkan nilai dan daya tarik informasi melalui gambar di surat kabar cetak.
Di samping itu, banyak pembaca yang berpendapat bahwa surat kabar cetak perlu diubah dari bentuk hingga isi, misalnya, tidak lagi berukuran A2, melainkan berukuran A3, dengan ukuran huruf lebih besar, isi harus lebih canggih, mengutamakan informasi dengan gambar dan grafik.
Selain artikel tentang isu terkini, surat kabar cetak perlu menambahkan lebih banyak informasi tentang keterampilan hidup, komentar, atau laporan dan kisah karakter tentang orang-orang yang diam-diam membuat hidup lebih indah, sehingga membangkitkan kemanusiaan dan kebaikan...
Banyak pakar meyakini bahwa surat kabar cetak akan terus menurun, dan banyak surat kabar hanya akan memiliki versi elektronik. Namun, jika ada pergeseran, inovasi ke arah yang tepat, efisiensi, dan perkembangan pesat jurnalisme data dan jurnalisme solusi, surat kabar cetak akan tetap mempertahankan pangsa pasar yang signifikan.
Sumber: https://baothainguyen.vn/xa-hoi/202506/bao-in-thay-doi-trong-ky-nguyen-40-30b03c0/
Komentar (0)