
Tujuan-tujuan tersebut adalah untuk mengamankan dukungan keuangan bagi perekonomian yang sedang kesulitan, tetapi tanpa membuat terlalu banyak konsesi pada program nuklir sehingga Presiden AS Donald Trump dapat menyatakan kemenangan.
Teheran berupaya mengurangi tekanan ekonomi dengan mendapatkan kembali akses ke sebagian dari aset senilai 100 miliar dolar AS yang dibekukan oleh Barat, sekaligus memulihkan akses ke pasar minyak global.
Penolakan Iran yang teguh untuk mundur dari program nuklirnya adalah salah satu poin perselisihan dalam negosiasi. Menurut Wall Street Journal, Presiden Donald Trump tampaknya telah menarik tuntutannya agar Iran menyerahkan uranium yang telah diperkaya kepada Amerika Serikat. Sebaliknya, pemimpin AS tersebut menyatakan keinginan agar Iran menghancurkan material nuklir ini atau mentransfernya ke negara lain.
Sumber: https://www.sggp.org.vn/bao-my-iran-theo-duoi-hai-muc-tieu-khi-dam-phan-post854581.html








Komentar (0)