AP melaporkan pada tanggal 25 Februari bahwa Christophe Leribault diangkat sebagai direktur baru Museum Louvre, hanya setengah hari setelah pendahulunya, Laurence des Cars, mengundurkan diri.
Juru bicara pemerintah Prancis, Maud Bregeon, menggambarkan Direktur Leribault, seorang sejarawan seni, sebagai sosok yang "sangat teguh dan dapat diandalkan."
Christophe Leribault diketahui pernah menjabat sebagai Presiden di Istana Versailles dan juga sebagai Direktur Museum Orsay di Paris.

Christophe Leribault adalah direktur baru Museum Louvre. Foto: AP.
Maud Bregeon menambahkan bahwa Direktur baru Museum Louvre akan "memimpin proyek-proyek penting yang sangat vital bagi masa depan museum."
"Proyek-proyek ini mencakup peningkatan dan modernisasi keamanan, serta mengejar rencana perombakan komprehensif untuk museum," lanjut Bregeon.
Proyek renovasi, yang diumumkan oleh Presiden Emmanuel Macron pada Januari 2025, dapat berlangsung hingga satu dekade dan bertujuan untuk memodernisasi museum yang secara luas dianggap terlalu padat dan bobrok karena jumlah wisatawan yang berlebihan.
Menurut laporan terbaru dari lembaga audit Prancis, proyek tersebut diperkirakan akan menelan biaya sekitar 1,15 miliar euro (1,35 miliar dolar AS).
Dilaporkan, Laurence des Cars mengundurkan diri sebagai Direktur Museum Louvre pada 24 Februari, beberapa bulan setelah pencurian perhiasan di museum terkenal itu pada Oktober 2025.
>>> Pembaca diundang untuk menonton video : Kekhawatiran setelah perampokan di Museum Louvre pada Oktober 2025
Sumber video: VTV
Sumber: https://khoahocdoisong.vn/bao-tang-louvre-co-tan-giam-doc-post2149090070.html






Komentar (0)