(Dan Tri) - Pada hari ia kembali ke kampung halamannya, sang cucu membersihkan kamar tua neneknya. Di dalam tong dan guci tua berisi beras busuk, orang-orang menemukan 1 tael emas dan 5 juta dong tersembunyi.
Baru-baru ini, sebuah klip yang merekam gambar sebuah guci tua penuh beras berjamur tetapi berisi banyak uang dan emas milik seorang wanita berusia 85 tahun telah menyebabkan kehebohan di media sosial.
Menonton klip ini, banyak orang teringat kegiatan rutin kakek-nenek mereka di rumah.
Ibu Phan Tra Mi, orang yang merekam video tersebut, mengatakan bahwa pada liburan Tahun Baru, ia kembali berkumpul dengan keluarganya di Tien Hai ( Thai Binh ). Saat membersihkan halaman, ia tiba-tiba teringat kotak-kotak dan toples-toples yang berserakan di kamar neneknya.
Jumlah emas yang dikumpulkan wanita tua itu selama bertahun-tahun (Foto: NVCC).
Semua orang menyingsingkan lengan baju dan mendorong benda itu ke halaman untuk ventilasi ruangan. "Kami pikir toples itu kosong, tapi ketika kami menuangkannya, isinya ternyata beras berjamur dan busuk," ujar Mi.
Tanpa diduga, di antara tumpukan beras berjamur, muncul sebuah toples plastik. Setelah membukanya dengan rasa penasaran, Bu Mi menemukan 8 cincin senilai sekitar 1 tael emas di dalamnya. Sambil terus membersihkan kotak logam itu, ia menemukan uang 5 juta VND dalam berbagai pecahan yang dibungkus berlapis-lapis kantong plastik.
"Semua orang sangat terkejut dengan jumlah uang dan emas yang begitu besar. Setelah tahu itu bukan milik ibu kami, kami terkejut lagi saat tahu itu adalah tabungan nenek kami," kata Ibu Mi.
Wanita tua itu bernama Ngo Thi Phau. Dalam beberapa tahun terakhir, pikirannya tidak sejernih dulu. Ketika ia diberi tahu tentang uang dan emas itu, ia sendiri tidak ingat bahwa itu miliknya.
Menurut Ibu Mi, uang sebanyak ini mungkin telah ditabung oleh nenek tersebut selama 7 tahun terakhir dari uang rejeki yang diberikan kepadanya oleh semua orang. Para nenek ini menabung dan tidak berani membelanjakannya untuk ditabung bagi anak cucu mereka di masa depan.
Tuan Phau (berbaju hitam) adalah pemilik uang dan emas yang disembunyikan di dalam guci beras (Foto: NVCC).
"Setiap kali kami pulang kampung, kami menggodanya dan memberi tahu kami di mana dia menyembunyikan emasnya. Tapi dia selalu menggelengkan kepala. Padahal, ketika dia menikah dengan keponakannya di tahun 2019, dia tetap pergi ke altar untuk memberikan emasnya," tambahnya.
Ia adalah pria yang lembut, jujur, dan sederhana. Melalui cerita ibunya, Mi mengetahui bahwa ia menerima kabar kematian suaminya pada usia 27 tahun. Saat itu, ibunya masih belajar berjalan.
Ia membesarkan dan mendidik ibunya seorang diri. Oleh karena itu, setelah Mi menikah, ibu Mi tetap tinggal bersamanya untuk merawatnya dan membantunya merasa tidak kesepian. Meskipun daya ingatnya menurun, Tuan Phau masih sehat dan merupakan pendukung spiritual yang kuat bagi anak-anak dan cucu-cucunya.
Mengenai uang yang terlupakan, semua orang memutuskan untuk memberikannya kepada ibunya untuk disimpan. Kini hidupnya lebih bermakna, ia hidup makmur, dikelilingi anak dan cucu setiap hari.
Kebaikan dan toleransinya membantu kami menjalani masa kecil yang penuh kasih sayang. Saya semakin menghormati dan mencintai nilai-nilai luhur yang sederhana dan hemat ini. Mungkin dengan melihat fotonya, seseorang akan tiba-tiba teringat akan kebiasaan kakek-nenek mereka di kampung halaman," tambah Ibu Mi.
[iklan_2]
Sumber: https://dantri.com.vn/an-sinh/bat-ngo-phat-hien-1-cay-vang-vui-trong-thoc-cua-cu-ba-85-tuoi-20250103192205984.htm
Komentar (0)