
Poster film.
Tokoh utama adalah Dang Thuc (Lien Binh Phat), seorang spesialis keuangan yang bekerja di SM Group. Ia dan Tam (Tam Trieu Dang) adalah rekan kerja sekaligus kekasih. Adik perempuan Thuc, My (Mai Cat Vy), menderita penyakit jantung serius dan membutuhkan 900 juta VND untuk operasi. Thuc meminta bantuan seorang teman lama untuk meminjam uang. Temannya mengirimkan tautan ke aplikasi DealZ, memintanya untuk mengunduhnya ke ponselnya dan mengikuti instruksi untuk mendapatkan uang. Tergantung pada jumlah uang yang dipilih, tugas-tugas yang menyertainya akan sederhana atau kompleks. Thuc memilih 100 juta VND dan menyelesaikan tugas pertama dengan cukup mudah. Ia secara bertahap memilih jumlah yang lebih tinggi, hingga miliaran VND, karena ingin mengobati penyakit adiknya, menikahi Tam, dan melunasi hutang ibu Tam. Namun, tugas-tugas yang harus diselesaikan Thuc menjadi semakin sulit, bahkan ilegal. Setelah terjebak dalam perangkap uang dan tidak dapat melarikan diri, Thuc dan banyak orang lain harus membayar harga yang mahal atas keserakahan mereka…
"Money Trap" mengeksplorasi tema penipuan berteknologi tinggi yang saat ini menarik perhatian publik. Keunikan film ini terletak pada modus penipuannya yang canggih dan unik: menawarkan uang dan menuntut penyelesaian suatu tugas. Menyelesaikan tugas tersebut akan menghasilkan uang; gagal melakukannya akan mengakibatkan konsekuensi yang berat, bahkan kematian. Dan entah bagaimana, semua tindakan orang yang menjalankan tugas tersebut dipantau dan direkam, digunakan untuk mengendalikan dan memaksa mereka menyelesaikan misi. Oleh karena itu, mereka yang "terjebak" tidak dapat melarikan diri. Hal yang sama berlaku untuk Thuc. Semakin ia berjuang dan melawan, semakin ia dikejar, hingga akhirnya menemui akhir yang pahit.
Film ini dimulai dengan baik, dengan alur cerita yang cukup logis yang mendorong para karakter ke dalam situasi di mana mereka tidak punya pilihan selain menjual diri demi uang. Seiring berjalannya film, semakin banyak kejutan muncul. Aplikasi tersebut tidak hanya mengendalikan dan memanipulasi orang yang melakukan tugas tersebut, tetapi juga menawarkan fitur-fitur seperti dukungan darurat dan memenuhi permintaan pelaku tugas… Korban lain dari aplikasi tersebut secara bertahap muncul, dan yang mengejutkan, mereka semua adalah kenalan Thuc. Dan masing-masing dari mereka mengalami akhir yang tragis.
Kelemahan terbesar film ini terletak pada pengembangan plot dan endingnya. Pilihan ending terbuka mungkin dimaksudkan untuk membuka jalan bagi sekuel, tetapi setidaknya harus menjawab pertanyaan-pertanyaan mendasar dari para penonton. Sebuah plot twist seharusnya diselesaikan, tetapi banyak plot twist yang dibuat tanpa penjelasan: mulai dari kematian misterius bos hingga peristiwa dalam misi Thuc. Bahkan keputusan Tam untuk bergabung dengan aplikasi tersebut di akhir film, yang dipahami sebagai balas dendam atas kematian Thuc, hanya disebutkan secara singkat tanpa penjelasan. Pada akhirnya, bagaimana aplikasi itu beroperasi? Kekuatan apa yang ada di baliknya sehingga dapat menjangkau audiens global ? Apa arti penting adegan terakhir yang menampilkan aktor Korea terkenal, atau hanya sekadar aksi publisitas? Kurangnya jawaban mengganggu narasi film, membuat penonton merasa kecewa.
Namun, menonton film tersebut membuat penonton semakin memahami: uang yang diperoleh melalui cara yang tidak jujur cepat atau lambat akan membawa malapetaka. Karena itu, jangan serakah!
KUCING DANG
Sumber: https://baocantho.com.vn/-bay-tien-loi-canh-tinh-ve-lua-dao-and-long-tham-a202245.html






Komentar (0)