Bayern Denmark bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Kopenhagen 2-1, sehingga memperlebar jarak dengan Man Utd di Grup A Liga Champions.
Setelah bermain imbang 2-2 melawan Galatasaray di laga pembuka, Kopenhagen terus bermain apik melawan Bayern. Pada menit ke-4, Mohamed Elyounoussi mengancam gawang kiper Sven Ulreich. Tim tuan rumah juga tampil efektif melawan Bayern. Di babak pertama, raksasa sepak bola Jerman itu hanya memiliki dua peluang berbahaya. Joshua Kimmich menyia-nyiakan peluang ketika tendangannya melengkung di atas mistar gawang, sementara tembakan jarak jauh Leroy Sane tepat mengarah ke tangan kiper Kamil Grabara.
Harry Kane bermain paling dominan di lini depan Bayern, tetapi nyaris tanpa peluang. Aksi paling mengesankan dari striker Inggris ini adalah ketika ia melepaskan diri dari posisi offside dan melepaskan tembakan melewati Grabara pada menit ke-16.
Kegembiraan Kopenhagen atas gol pembuka dalam pertandingan melawan Bayern pada malam 3 Oktober. Foto: Reuters
Usai jeda, Kopenhagen terus menekan Bayern. Pada menit ke-56, tim tuan rumah secara tak terduga membuka skor. Setelah sundulan Viktor Claesson membentur kaki Kim Min Jae, Lukas Lerager menceploskan bola ke gawang Ulreich dengan tendangan voli.
Namun, Bayern menunjukkan ketangguhan mereka di masa-masa sulit. Sebelas menit setelah tertinggal, tim Jerman itu menyamakan kedudukan. Setelah menerima umpan dari Noussair Mazraoui, Jamal Musiala menggiring bola melewati seorang bek dan melepaskan tendangan melengkung ke sudut jauh gawang Kopenhagen.
Sejak menit ke-77, pelatih Thomas Tuchel memasukkan Thomas Müller dan Mathys Tel ke lapangan. Hanya enam menit kemudian, kedua pemain ini bersinergi untuk memastikan kemenangan Bayern. Müller lolos untuk menghadapi Grabara, lalu mengumpan ke kiri untuk Tel yang menyelesaikan peluang di posisi yang lebih menguntungkan.
Müller mengoper bola ke Tel untuk memastikan kemenangan 2-1 bagi Bayern. Foto: FCB
Bayern masih memimpin Grup A Liga Champions dengan enam poin setelah dua pertandingan. Sebelumnya, di babak pertama, mereka mengalahkan Man Utd 4-3. Sementara itu, Galatasaray berada di peringkat kedua, setelah Man Utd menang 3-2 di Old Trafford. Copenhagen berada di peringkat ketiga dengan satu poin, sementara "Setan Merah" berada di dasar klasemen dan tanpa poin.
Bayern selanjutnya akan menghadapi Galatasaray. Kemenangan akan memastikan tiket awal ke babak 16 besar bagi tim asuhan Tuchel. Bayern saat ini tak terkalahkan dalam 36 pertandingan berturut-turut dan telah memenangkan 15 pertandingan berturut-turut di babak penyisihan grup Liga Champions. Keduanya merupakan rekor untuk kompetisi tersebut.
Thanh Quy
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)