Jumlah saham BCG Energy yang terdaftar adalah 730 juta unit, dengan nilai terdaftar sebesar 7.300 miliar VND. Mulai tanggal 18 Juni, VSDC akan menerima deposit saham terdaftar tersebut. Sebelumnya, pada tanggal 20 Mei, Komisi Sekuritas Negara telah mengeluarkan dokumen yang menyetujui permohonan pendaftaran penawaran umum perdana (IPO) BCG Energy.
Saat ini, Bamboo Capital Group memiliki empat perusahaan terdaftar yang sahamnya diperdagangkan, termasuk: Bamboo Capital (HoSE: BCG), Tracodi (HoSE: TCD), Tien Giang Pharmaceutical - Tipharco (HNX: DTG), dan BCG Land (UPCoM: BCR). Jumlah ini akan meningkat setelah BCG Energy secara resmi mulai diperdagangkan di UPCoM dengan simbol saham BGE.
Didirikan pada tahun 2017, BCG Energy adalah divisi energi dari Bamboo Capital Group. Saat ini, BCG Energy memiliki modal dasar sebesar 7.300 miliar VND, ekuitas hampir 10.000 miliar VND, dan total aset hampir 20.000 miliar VND. Perusahaan ini mengoperasikan sekitar 600 MW tenaga surya dan termasuk dalam 3 perusahaan energi terbarukan teratas di Vietnam.
Didirikan pada tahun 2017, BCG Energy dengan cepat menjadi perusahaan energi terbarukan terkemuka di Vietnam.
Hasil bisnis BCG Energy pada tahun 2023 menunjukkan banyak aspek positif. Pendapatan bersih mencapai VND 1.125,6 miliar, meningkat 5,8% dibandingkan periode yang sama tahun 2022. Laba bersih yang belum didistribusikan per 31 Desember 2023 adalah VND 186,6 miliar. Selain itu, rasio utang terhadap ekuitas BCG Energy pada akhir tahun 2023 juga menurun ke tingkat yang sangat aman, hanya 0,66 kali.
Pertumbuhan pendapatan di sektor energi terbarukan terutama didorong oleh pembangkit listrik tenaga surya berkinerja tinggi dan minim gangguan yang telah beroperasi, dengan beberapa pembangkit mencatat lebih dari 100% dari kapasitas yang diproyeksikan pada bulan-bulan terakhir tahun ini. Portofolio tenaga surya atap juga berkembang, berkontribusi pada pendapatan pada tahun 2023.
Selain itu, pada akhir kuartal pertama tahun 2024, segmen energi terbarukan BCG Energy merupakan kontributor terbesar terhadap total pendapatan Bamboo Capital Group, yaitu sebesar 32,5% atau VND 320,4 miliar. Segmen energi terbarukan diharapkan akan menjadi kontributor utama pendapatan dan keuntungan Bamboo Capital Group di kuartal-kuartal mendatang.
Saat ini, BCG Energy memiliki portofolio hampir 1 GW yang disetujui berdasarkan Rencana Pengembangan Energi VIII dengan visi implementasi hingga tahun 2030. Secara khusus, serangkaian proyek tenaga angin berskala besar, termasuk: pembangkit listrik tenaga angin Dong Thanh 1 (80 MW) dan Dong Thanh 2 (120 MW) di provinsi Tra Vinh; dan Khai Long 1 (100 MW) di Ca Mau, akan diimplementasikan oleh BCG Energy tahun ini dan diharapkan beroperasi pada tahun 2025. Setelah beroperasi, proyek-proyek ini akan meningkatkan total kapasitas pembangkit listrik BCG Energy sekitar 53%.
BCG Energy juga mengoperasikan pembangkit listrik tenaga surya skala besar termasuk BCG Long An 1, BCG Long An 2, BCG Vinh Long , BCG Phu My, dan Krong Pa 2. Selain itu, perusahaan ini mengembangkan sistem tenaga surya atap di banyak provinsi dan kota di seluruh negeri.
Yang perlu diperhatikan, pada periode 2024-2025, BCG Energy akan membangun pembangkit listrik tenaga sampah berteknologi canggih di Kota Ho Chi Minh. Total investasi untuk fase 1 akan mencapai 5.000 miliar VND dengan kapasitas pembakaran sampah 2.000 ton per hari, setara dengan kapasitas pembangkit listrik 70 MW. Pada fase selanjutnya, pembangkit listrik tenaga sampah BCG Energy dapat meningkatkan kapasitas pengolahannya menjadi 5.200 ton per hari dan menghasilkan listrik hingga 130 MW, menjadikannya salah satu pembangkit listrik terbesar di dunia di bidang ini.
Bersamaan dengan itu, BCG Energy sedang meneliti penerapan pembangkit listrik tenaga sampah di Long An, Kien Giang, dan provinsi serta kota lainnya. Dengan terus mempercepat pengembangan proyek energi terbarukan dan membangun lebih banyak pembangkit listrik tenaga sampah skala besar, serangkaian proyek ini akan membantu memperkuat posisi terdepan BCG Energy di sektor energi terbarukan di Vietnam.
BCG Energy baru-baru ini menandatangani perjanjian dengan SK Ecoplant (bagian dari SK Group – Chaebol terbesar kedua di Korea Selatan) dan Sudokwon Landfill Site Management Corp – perusahaan pengelola tempat pembuangan sampah Sudokwon di Korea Selatan. Baru-baru ini, BCG Energy secara konsisten dipilih oleh perusahaan-perusahaan internasional besar untuk berinvestasi di Vietnam.
Baru-baru ini, BCG Energy juga menerima banyak kabar positif. Dengan pengalaman dan kapasitasnya untuk mengembangkan proyek energi terbarukan berskala besar, BCG Energy secara konsisten bermitra dengan perusahaan energi internasional besar seperti SP Group, Sembcorp, SK Group, Hanwha Group, dan Leader Energy Group di Vietnam. Pada tanggal 10 Juni, BCG Energy menandatangani perjanjian dengan SK Ecoplant (bagian dari SK Group – Chaebol terbesar kedua di Korea Selatan) dan SLC (Sudokwon Landfill Site Management Corp – grup manajemen tempat pembuangan sampah Sudokwon di Korea Selatan) untuk mengembangkan proyek pengolahan sampah menjadi energi dan solusi pengolahan sampah di provinsi-provinsi selatan yang potensial. Ini merupakan langkah konkret menuju perjanjian yang sebelumnya ditandatangani oleh BCG Energy dan Chaebol Korea di Seoul, Korea Selatan, pada bulan Maret.
Sumber: https://www.congluan.vn/bcg-energy-se-len-san-upcom-voi-ma-co-phieu-bge-post300533.html








