Di dalam fasilitas penahanan tahanan ISIS di Irak.
Di dalam sebuah fasilitas penahanan di Baghdad, Irak, beberapa tahanan yang dicurigai sebagai anggota kelompok yang menyebut diri mereka Negara Islam (ISIS) sedang diinterogasi.
Báo Khoa học và Đời sống•13/02/2026
AP melaporkan pada 13 Februari bahwa tahanan yang diduga anggota kelompok ISIS baru-baru ini dipindahkan dari fasilitas penahanan di Suriah ke Irak. "Dalam beberapa minggu terakhir, militer AS telah memindahkan lebih dari 5.000 tahanan ISIS dari penjara yang dikelola oleh Pasukan Demokratik Suriah (SDF) di Suriah timur laut ke Baghdad (Irak)," kata sumber tersebut. (Sumber gambar: AP) Fasilitas penahanan ini adalah penjara pusat Al-Karkh yang terletak di sebelah barat Baghdad. Di sini, para tahanan ISIS diinterogasi. Interogasi biasanya dilakukan secara bertahap. Para tahanan diborgol, mengenakan masker, dan dibawa ke ruang interogasi satu per satu.
AP melaporkan bahwa Irak berupaya mengadili tahanan ISIS yang telah ditahan selama bertahun-tahun di Suriah tanpa didakwa atau memiliki akses ke sistem peradilan.
Namun, hakim Irak Ali Hussein Jafat, yang memimpin komite yang menginterogasi tahanan ISIS yang diekstradisi dari Suriah, mengatakan bahwa proses tersebut tidak mudah karena jumlah tahanan yang sangat banyak. Hakim Irak itu menambahkan bahwa para tahanan berasal dari 14 negara Arab dan 46 negara lainnya. Beberapa tahanan menderita penyakit pernapasan, sehingga didirikan pusat medis untuk merawat mereka.
"Ribuan tahanan yang telah ditahan selama bertahun-tahun di Al-Karkh telah dipindahkan ke penjara lain di Irak untuk memberi ruang bagi tahanan baru yang baru-baru ini dibawa dari Suriah," kata sumber tersebut.
Komentar (0)