
Bola pertama perlu diisi daya.
Fitur paling inovatif dari bola Piala Dunia 2026, yang diberi nama Trionda, adalah chip pintar yang tertanam di tengahnya, sehingga perlu diisi daya sebelum setiap pertandingan. Menurut FIFA, ini adalah teknologi sensor gerak yang sangat sensitif yang mampu merekam dan mengirimkan data tentang posisi dan kecepatan bola dengan frekuensi hingga 500 kali per detik.
Berkat "otak" elektronik ini, setiap benturan pemain pada bola, sekecil apa pun, diukur secara akurat dalam waktu nyata. Kemudian, semua informasi yang dikumpulkan oleh chip tersebut segera dikirim ke ruang VAR dalam hitungan detik. FIFA berharap peningkatan ini akan membantu sistem offside semi-otomatis bekerja dengan lancar, dan bahkan berpotensi mengirimkan peringatan offside yang dapat didengar langsung ke headset hakim garis dalam sekejap.
Karena harus memproses sejumlah besar data dengan intensitas tinggi dan terus menerus, bola tersebut harus terisi penuh sebelum bergulir di lapangan Amerika Utara.

Sebuah struktur empat bagian yang unik dalam sejarah.
Selain teknologi mikrochip internal, struktur geometris eksternal Trionda juga menandai sebuah terobosan: bola ini dirakit hanya dari empat panel kulit besar menggunakan teknologi pengepresan panas. Jika menilik sejarah, bola sepak tradisional biasanya memiliki 32 panel yang dijahit tangan, atau bahkan bola Piala Dunia 2022 membutuhkan 20 panel. Mengurangi jumlah panel seminimal mungkin memungkinkan permukaan Trionda mencapai bentuk bulat sempurna, meminimalkan jahitan dan sambungan.
Penyesuaian ini membantu bola mendistribusikan hambatan udara secara merata selama penerbangan, menciptakan lintasan yang stabil dan tepat, membantu penjaga gawang menghindari "kurva" yang tak terduga. Pada saat yang sama, konstruksi kulit empat bagian dengan jahitan minimal membuat bola kedap air, sehingga tidak perlu khawatir bola menjadi berat atau berubah berat saat hujan deras.
Selain itu, permukaan yang mengkilap dilapisi dengan pola timbul khusus, yang memaksimalkan cengkeraman dengan sepatu pemain dan sarung tangan penjaga gawang.

Simbol budaya yang menghormati ketiga negara tuan rumah.
Bola Trionda membawa pesan budaya yang mendalam, sebagai penghormatan kepada tiga negara tuan rumah bersama Piala Dunia 2026: Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Nama "Trionda" sendiri merupakan gabungan dari "Tri" (tiga) dan "Onda" (gelombang), yang melambangkan tiga gelombang yang mengalir bersama dalam satu aliran. Dengan latar belakang bola yang didominasi warna putih, para penggemar akan langsung terpesona oleh tiga pola gelombang bergelombang dengan warna-warna khas bendera negara tuan rumah: merah untuk Kanada, hijau untuk Meksiko, dan biru untuk Amerika Serikat.
Detail halusnya terletak pada kenyataan bahwa, ketika dilihat dari dekat, pola timbul yang unik dan simbolis secara budaya menjadi terlihat, termasuk daun maple Kanada, elang Meksiko, dan bintang berujung lima Amerika. Perpaduan teknologi mutakhir, desain aerodinamis canggih, dan estetika budaya yang unik diharapkan menjadikan bola Trionda sebagai sorotan istimewa Piala Dunia 2026, berkontribusi pada kesuksesan turnamen yang sesungguhnya.
Sumber: https://tienphong.vn/ben-trong-qua-bong-world-cup-2026-hien-dai-nhat-lich-su-post1848829.tpo








Komentar (0)