
Menurut majalah Business Insider, kapal selam USS Growler, yang dioperasikan oleh kru berjumlah 90 orang, menggunakan daya tembaknya untuk mencegah dan menghalau negara lain dari penggunaan senjata nuklir.
Saat ini, kapal selam USS Growler dipamerkan di Museum Intrepid di Kota New York, yang juga memamerkan kapal induk USS Intrepid, dengan panjang sekitar 272 meter, dari Perang Dunia II.
USS Growler saat ini mengapung berdampingan dengan USS Intrepid di Sungai Hudson. Pengunjung tidak hanya dapat mengagumi kapal selam tersebut, tetapi juga dapat masuk ke dalamnya dan berjalan-jalan untuk menjelajahi ruang-ruangnya yang sempit.














Kapal selam tetap menjadi bagian penting dari strategi pencegahan Angkatan Laut AS. Pada Maret 2026, sebuah kapal selam Angkatan Laut AS meluncurkan torpedo ke kapal perang Iran di Samudra Hindia sebagai bagian dari Operasi Fierce Fury melawan Teheran.
Angkatan Laut AS juga kadang-kadang secara terbuka mengungkapkan lokasi kapal selam bersenjata nuklirnya untuk mengirim pesan kepada musuh. Misalnya, pada September 2024, kapal selam rudal berpemandu USS Georgia dikerahkan ke Timur Tengah untuk menunjukkan dukungan kepada Israel dan memproyeksikan kekuatan ke arah Iran.
Sumber: https://vietnamnet.vn/ben-trong-tau-ngam-mang-ten-lua-hat-nhan-toi-mat-cua-my-2518924.html








Komentar (0)