Gejala pseudogout
Sendi yang paling sering terkena pseudogout adalah lutut, diikuti oleh pergelangan tangan. Sendi tangan dan sendi di pangkal jempol kaki juga dapat mengalami peradangan. Jika jempol kaki mengalami peradangan, hal itu dapat disalahartikan sebagai gout karena ini merupakan ciri utama penyakit tersebut.
Pseudogout menyebabkan peradangan dengan tingkat keparahan yang bervariasi. Tingkat keparahan ini dibagi menjadi tiga kategori dasar:
- Kambuhnya radang sendi akut (jangka pendek) pada satu sendi.
- Peradangan kronis (jangka panjang) kambuh di beberapa persendian.
- Degenerasi tulang rawan yang cepat dan progresif pada sendi yang terkena.
Nyeri sendi, pembengkakan, kemerahan, nyeri tekan, dan rasa hangat adalah hal umum yang terjadi selama kambuhnya pseudogout. Demam juga dapat terjadi selama episode ini.
Pseudogout kronis menyebabkan peradangan pada banyak sendi secara bersamaan. Jenis peradangan ini kurang parah tetapi lebih luas. Jika pseudogout kronis menyerang banyak sendi, dapat disalahartikan sebagai rheumatoid arthritis (RA). RA adalah artritis autoimun yang menyebabkan peradangan pada selaput sinovial sendi, yang menyebabkan kerusakan sendi yang parah.
Pada pseudogout kronis, gejalanya dapat meliputi:
- Nyeri dan pembengkakan sendi
- Kekakuan sendi
- Penurunan fungsi sendi
- Kekakuan di pagi hari
- Lelah
Pseudogout yang berkembang pesat dapat menyebabkan kerusakan sendi, yang sering terlihat pada penderita osteoartritis (OA) berat. OA adalah penyakit degeneratif yang berkaitan dengan usia dan keausan sendi. OA berat mengakibatkan kerusakan sendi yang serius, nyeri, dan penurunan rentang gerak.
Pseudogout versus asam urat
Meskipun pseudogout dan gout dapat menyebabkan gejala yang serupa, keduanya merupakan kondisi yang berbeda, dengan karakteristik sebagai berikut:
- Penyakit asam urat disebabkan oleh tingginya kadar asam urat dalam darah, sedangkan pseudogout disebabkan oleh pembentukan dan penumpukan kalsium pirofosfat kristalin di persendian dan jaringan sekitarnya.
- Pseudogout biasanya menyerang beberapa sendi, dengan lutut dan pergelangan tangan sebagai sendi yang paling sering terkena. Pseudogout akan menyerang satu sendi pada satu waktu, paling sering jempol kaki.
- Serangan pseudogout dapat terjadi kapan saja, sedangkan serangan asam urat biasanya dimulai di tengah malam.
- Nyeri yang terkait dengan pseudogout bisa jauh lebih parah dan berkepanjangan daripada nyeri akibat serangan gout.
- Serangan asam urat seringkali dipicu oleh faktor-faktor seperti pola makan, stres, dan obat-obatan, sedangkan asam urat semu tidak memiliki pemicu yang jelas.
Sumber: https://laodong.vn/suc-khoe/benh-gia-gut-la-gi-1394953.ldo






Komentar (0)