Para ahli nutrisi menawarkan saran khusus tentang cara menikmati pisang goreng yang digemari pesepakbola Nguyen Xuan Son, agar terhindar dari kenaikan berat badan.
Setara dengan 10% dari asupan energi harian.
Menurut Institut Gizi ( Kementerian Kesehatan ), satu buah pisang goreng mengandung sekitar 200 kkal, dengan bahan utama berupa: pisang matang (90 g), tepung terigu (15 g), gula (2 g), dan minyak sayur (10 g). Kandungan energi dapat meningkat dengan mengubah bahan-bahan tersebut. Misalnya, menggunakan pisang yang lebih besar, lebih banyak gula, atau menggoreng dengan lebih banyak minyak.
Pisang goreng - camilan favorit tetapi mudah menyebabkan kenaikan berat badan.
Menurut rekomendasi Institut Gizi Nasional tentang kebutuhan energi, rata-rata orang dewasa membutuhkan 2.000 kkal/hari, dibagi menjadi 3 kali makan utama dan 1-2 camilan. Setiap camilan menyumbang 5-10% dari total asupan energi harian. Oleh karena itu, satu kue pisang goreng, dengan sekitar 200 kkal, akan menyumbang 10% dari asupan energi harian, setara dengan satu camilan.
"Oleh karena itu, kue pisang goreng tidak akan menyebabkan kenaikan berat badan jika kita makan satu kue pisang goreng sekali sehari dan tanpa menambahkan bahan-bahan yang meningkatkan energi seperti gula, tepung, atau minyak goreng," ujar Dr. Cam Yen, Departemen Konseling Gizi Dewasa, Institut Gizi.
Namun, Dr. Yen mencatat bahwa karena makanan gorengan rasanya enak, mengonsumsi lebih dari dua porsi sehari secara teratur akan menyebabkan asupan energi berlebih dan kenaikan berat badan yang cepat.
Bagaimana sebaiknya saya makan agar tidak menambah berat badan?
"Pisang goreng adalah camilan yang mudah menyebabkan kenaikan berat badan. Sekalipun terlihat menggugah selera, Anda harus mengonsumsinya dalam jumlah sedang karena kandungan kalorinya tinggi. Mengonsumsi terlalu banyak pisang goreng akan menyebabkan kelebihan berat badan dan obesitas, dan dalam kasus yang lebih serius, penyakit kardiovaskular, tekanan darah tinggi, dan diabetes," kata Dr. Yen.
Pada saat yang sama, Dr. Yen juga menyarankan cara mengonsumsi pisang goreng secara sehat. Pertama, batasi jumlahnya. Pisang goreng sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah sedang, tidak berlebihan. Satu porsi yang disarankan adalah 1-2 buah pisang goreng, setara dengan 100-200 gram. Pisang goreng sebaiknya dikonsumsi sebagai camilan di pagi atau siang hari, bukan sebagai pengganti makanan utama. Hindari mengonsumsi pisang goreng di malam hari. Jika memungkinkan, buatlah sendiri di rumah untuk memastikan kebersihan dan memungkinkan Anda menyesuaikan bahan-bahan, sehingga membantu mengelola asupan kalori Anda.
Para ahli nutrisi menyarankan hal-hal berikut saat memilih bahan untuk membuat pisang goreng: gunakan pisang yang matang untuk mendapatkan rasa manis alami dan batasi tambahan gula; gunakan tepung terigu utuh sebagai pengganti tepung terigu putih untuk meningkatkan serat dan nutrisi; gunakan minyak goreng sehat seperti minyak zaitun atau minyak kelapa untuk menggoreng.
Selain itu, mengubah metode memasak dapat membantu mengurangi kalori berlebih. Misalnya, memanggang atau mengukus pisang alih-alih menggorengnya mengurangi energi dan lemak; batasi penggunaan madu atau sirup gula.
Selain itu, pola makan seimbang sangat penting. Pertahankan pola makan yang bervariasi untuk menyediakan nutrisi yang cukup bagi tubuh. Konsumsi 300-500 gram sayuran hijau dan buah-buahan setiap hari, dengan memprioritaskan biji-bijian utuh. Batasi konsumsi makanan olahan, yaitu makanan yang tinggi gula, garam, dan lemak.
Selain pola makan seimbang dan menikmati pisang goreng favorit Anda secukupnya, Dr. Yen juga menyarankan setiap orang untuk berolahraga secara teratur setidaknya 30 menit sehari, seperti yang direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia, untuk menjaga berat badan yang sehat.
Sumber: https://thanhnien.vn/bi-quyet-an-banh-chuoi-chien-khong-lo-tang-can-185250308222647598.htm








Komentar (0)