Bencana alam yang tak terduga memaksa Thomas Tuchel dan timnya untuk membatalkan semua rencana dan menerapkan prosedur evakuasi darurat di markas mereka di Kansas City. Insiden itu terjadi pada malam pertama mereka di markas baru tersebut.
Peringatan darurat dikirimkan secara serentak ke ponsel seluruh anggota kelompok tersebut, yang menyatakan: "Ancaman langsung. Carilah perlindungan di bangunan yang kokoh, jauhi jendela."
Menurut laporan, cuaca di wilayah perbatasan Kansas-Missouri tiba-tiba berubah ekstrem dengan seringnya terjadi petir dan angin kencang yang merusak hingga mencapai 130 km/jam.
Pihak berwenang memperingatkan bahwa puing-puing yang beterbangan dapat berakibat fatal bagi siapa pun yang tidak dapat menemukan tempat berlindung yang aman. Seluruh skuad Inggris harus mengikuti instruksi keamanan dengan ketat, pindah ke kamar-kamar di lantai paling bawah hotel untuk berlindung.
Perubahan cuaca yang tiba-tiba itu mengejutkan banyak anggota, karena hanya beberapa jam sebelumnya, Harry Kane dan rekan-rekan setimnya telah berlatih dalam kondisi cerah yang ideal di Swape Soccer Village.
Markas timnas Inggris terletak tepat di jantung "jalur tornado," sebuah wilayah yang dikenal dengan beberapa peristiwa cuaca ekstrem di Amerika Serikat. Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) mengkonfirmasi bahwa personel keamanan harus berkoordinasi erat dengan hotel untuk menerapkan skenario tanggap darurat.
Sumber: https://znews.vn/bien-co-bua-vay-tuyen-anh-post1659652.html