![]() |
Jerman kecewa karena dikalahkan oleh Ekuador. |
Kekalahan melawan Ekuador tidak memengaruhi posisi puncak Jerman di Grup E, tetapi performa tim Julian Nagelsmann telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan banyak pakar menjelang babak 32 besar.
Dalam perannya sebagai komentator untuk MagentaTV, Jürgen Klopp mengkritik keras pendekatan Jerman terhadap pertandingan tersebut. Mantan manajer Liverpool itu berpendapat bahwa juara dunia empat kali itu memilih gaya bermain yang salah melawan lawan yang kuat secara fisik dan agresif.
“Kami memilih pendekatan yang salah melawan lawan yang sangat gigih. Mulai menit ke-12 dan seterusnya, Jerman kekurangan kemampuan untuk menembus pertahanan. Terlalu banyak hal yang tidak berjalan dengan baik. Penampilan itu tidak menunjukkan bahwa kami dapat dengan mudah melaju lebih jauh di turnamen ini,” komentar Klopp.
Pelatih Jerman itu sangat tidak senang dengan semangat juang "Die Mannschaft". Ia percaya bahwa tim Jerman perlu menggabungkan kualitas teknis dengan sikap yang lebih kuat.
“Kita harus menggabungkan kualitas dengan semangat yang istimewa. Ekuador bermain dengan lebih bersemangat karena mereka berjuang untuk tetap bertahan di turnamen. Jerman setidaknya perlu menyamai intensitas tersebut,” kata Klopp.
Klopp juga memperingatkan tentang kesalahan-kesalahan berbahaya yang dilakukan Jerman. Menurutnya, kehilangan penguasaan bola di area-area sensitif adalah "bencana". Mantan manajer Liverpool itu menekankan bahwa Ekuador telah "menelan" Jerman dalam duel lini tengah.
Mats Hummels, juara Piala Dunia 2014, setuju dengan pandangan Klopp. Mantan bek tengah tim nasional Jerman ini percaya kekalahan ini adalah peringatan yang diperlukan menjelang babak gugur.
Meskipun demikian, Klopp dan Hummels sama-sama percaya bahwa tim Jerman masih memiliki potensi yang cukup untuk meraih tujuan besar. Yang terpenting adalah tim asuhan pelatih Nagelsmann harus segera mendapatkan kembali intensitas, tekad, dan semangat juang mereka sebelum memasuki babak 32 besar.
Sumber: https://znews.vn/klopp-ecuador-da-nuot-chung-tuyen-duc-post1663430.html






























































