|
Ekspresi Olmo saat menerima penghargaan. |
Pada dini hari tanggal 15 April, Barcelona mengalahkan Atletico Madrid 2-1 di leg kedua perempat final Liga Champions. Namun, hasil ini tidak cukup untuk membantu tim Catalan melaju, karena mereka kalah agregat 2-3 setelah dua leg. Kemenangan ini tidak dapat menghapus kesalahan dari leg pertama, dan harga yang harus dibayar adalah tempat mereka di semifinal.
Dani Olmo tampil menonjol di lini tengah, menunjukkan kontrol bola yang luar biasa, mengatur permainan, dan secara langsung memengaruhi serangan. Dialah yang memberikan assist untuk gol Ferran Torres pada menit ke-24, membuka harapan untuk melakukan comeback.
Penampilan tersebut membuat Olmo mendapatkan peringkat tertinggi dari UEFA dan penghargaan Pemain Terbaik Pertandingan. Namun, emosi sang gelandang sama sekali tidak sesuai dengan penghargaan individu tersebut. Wajah Olmo yang cemberut dan matanya yang sedih setelah pertandingan jelas mencerminkan kekecewaannya atas tersingkirnya Barcelona.
Momen itu dengan cepat menjadi viral di media sosial dan memicu banyak perdebatan. Banyak penggemar berpendapat bahwa Olmo bukanlah pemain terbaik dalam pertandingan tersebut.
Seorang penggemar bernama Herbert berkomentar: "Sepertinya mereka mencoba menebus kesalahan Barca dengan memberikan penghargaan ini kepada Olmo, karena saya yakin dia bukanlah pemain terbaik malam ini."
Salah satu pendapat menyebut penghargaan itu sebagai "lelucon," dengan alasan bahwa Lamine Yamal lebih pantas mendapatkannya. Pendapat lain menyatakan bahwa baik Yamal maupun Ferran Torres memberikan kontribusi luar biasa, sementara pergantian pemain Barcelona tidak efektif.
Komentar para penggemar sepenuhnya beralasan. Di babak kedua, Olmo memiliki peluang mencetak gol yang jelas setelah upaya dribbling Lamine Yamal, tetapi tembakannya melayang ke tribun penonton, yang membuat semua orang kecewa.
Selain assist tersebut, Olmo juga terlibat dalam insiden penting ketika ia dilanggar oleh Koke di dalam kotak penalti, tetapi wasit tidak memberikan penalti.
Yamal pingsan: Pada dini hari tanggal 9 April (waktu Hanoi ), Lamine Yamal jatuh ke tanah dalam keputusasaan dan ketidakberdayaan saat menyaksikan Atletico Madrid merayakan kemenangan 2-0 mereka atas Barcelona di Camp Nou.
Sumber: https://znews.vn/bieu-cam-gay-sot-cua-sao-barca-post1643728.html







Komentar (0)