Sebagaimana dilaporkan oleh Surat Kabar Hukum Vietnam, wabah demam berdarah Ebola (selanjutnya disebut sebagai penyakit Ebola) yang disebabkan oleh strain Bundibugyo dari virus Ebola di Republik Demokratik Kongo dan Uganda telah diidentifikasi oleh WHO sebagai keadaan darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional.
Ini adalah peringatan kesehatan penting bagi negara-negara untuk memperkuat pengawasan, deteksi dini, dan kesiapan, tetapi bukan berarti epidemi telah menyebar secara global.
Sebelum pengumuman ini, Kementerian Kesehatan menyatakan bahwa mereka memantau dengan cermat perkembangan epidemi Ebola, secara teratur memperbarui informasi dari WHO, badan utama yang bertanggung jawab untuk menerapkan Peraturan Kesehatan Nasional, dan memperkuat pengawasan di fasilitas kesehatan serta karantina kesehatan di perbatasan.
Departemen Pencegahan Penyakit (Kementerian Kesehatan) menyarankan masyarakat untuk tidak panik dan mengikuti informasi resmi dari Kementerian Kesehatan dan WHO. Mereka yang kembali dari daerah yang mengalami wabah harus memantau kesehatan mereka sendiri selama 21 hari.
Hindari kontak langsung dengan orang yang diduga memiliki gejala Ebola, darah mereka, cairan tubuh mereka, atau barang-barang milik mereka.
Jika Anda mengalami gejala seperti demam, kelelahan, sakit kepala, nyeri otot, muntah, diare, atau pendarahan setelah kembali dari daerah yang terdampak epidemi, Anda harus segera pergi ke fasilitas medis dan melaporkan riwayat perjalanan dan kontak Anda untuk mendapatkan panduan tepat waktu.
Kementerian Kesehatan akan terus memperbarui situasi dan memberikan panduan tentang langkah-langkah pencegahan dan pengendalian yang tepat sesuai dengan perkembangan epidemi.
Sumber: https://baophapluat.vn/bo-y-te-theo-doi-chat-che-dien-bien-dich-benh-ebola.html











Komentar (0)