Dari total tersebut, Boeing memiliki tiga pesanan untuk pesawat jet 737 MAX dan sebelas pesanan lainnya untuk pesawat kargo 777.
Menurut CNN, bulan Juni mencatatkan kinerja penjualan terbaik perusahaan di paruh pertama tahun 2024, tetapi masih mengalami penurunan sebesar 70% dibandingkan tahun lalu.
Boeing hanya menjual 3 pesawat penumpang pada Juni 2024.
Pada kuartal kedua tahun 2024 saja, Boeing mengirimkan 92 jet komersial, meningkat dari 83 jet yang dikirimkan pada kuartal pertama. Setelah memperhitungkan pesanan yang dibatalkan dan perubahan aturan akuntansi, pesanan bersih Boeing hanya sekitar 26 pesawat.
Sebuah pesawat Boeing 737 MAX di Inggris pada 20 Juli 2022.
Penurunan penjualan tersebut disebabkan oleh banyaknya investigasi dan pengawasan ketat yang dihadapi Boeing dari Administrasi Penerbangan Federal AS (FAA) setelah kerusakan tombol pintu pada pesawat Boeing 737 Max 9 pada tanggal 5 Januari. Setelah insiden tersebut, Boeing mengurangi produksi untuk memenuhi batasan FAA yaitu 38 pesawat per bulan dan meningkatkan aktivitas inspeksi.
Sementara Boeing sedang berjuang dengan penjualan, pesaingnya, Airbus, mencatat hasil positif. Hingga saat ini, Boeing telah mengirimkan 175 pesawat, lebih sedikit daripada 323 pesawat yang dikirimkan Airbus pada semester pertama tahun ini, menurut Reuters.
Sumber: https://thanhnien.vn/boeing-e-khach-sau-loat-su-co-185240710211408761.htm






Komentar (0)