Di Taman Kanak-kanak Ky Trinh (Kota Ky Anh), suasana akhir-akhir ini lebih meriah dari sebelumnya. Halaman sekolah dihiasi dengan bendera merah berbintang kuning dan spanduk bertuliskan slogan-slogan merayakan hari raya besar ini. Ruang kelas dipenuhi tawa dan celoteh anak-anak selama pelajaran, sambil menyanyikan lagu-lagu tentang tanah air dan Presiden Ho Chi Minh yang tercinta. Secara khusus, sekolah menyelenggarakan program "Tanah Air di Hatiku" dengan berbagai kegiatan seperti: berdandan sebagai tentara dan gerilyawan, pertunjukan seni, dan parade merayakan Hari Pembebasan Korea Selatan dan penyatuan kembali negara…

Ibu Vo Thi Kim Anh, Kepala Sekolah Taman Kanak-kanak Ky Trinh, berbagi: “Melalui kegiatan memperingati Pembebasan Vietnam Selatan dan penyatuan kembali negara, kami ingin siswa kami merasa bangga akan sejarah nasional kita dan pengorbanan mulia leluhur kita untuk meraih kemerdekaan dan kebebasan. Kegiatan-kegiatan tersebut dirancang sesuai usia, berfokus pada unsur visual dan dinamis sehingga anak-anak dapat dengan mudah memahami, mengingat, dan merasakannya dengan cara yang paling alami.”
Salah satu kegiatan yang paling disukai oleh murid-murid TK Ky Trinh adalah pawai perayaan Hari Pembebasan Vietnam Selatan dan penyatuan kembali negara… Anak-anak mengenakan seragam tentara atau kemeja dengan bendera merah dan bintang kuning, membawa bendera dan bunga… dan berpawai bersama di sekitar halaman sekolah diiringi musik yang menggugah. Wajah mereka berseri-seri, dan mata mereka berbinar penuh kebanggaan.

Ibu Phung Thi Ngan (kawasan perumahan Quyen Thuong) - orang tua dari Tran Khanh An (kelas B usia 5 tahun, TK Ky Trinh) berbagi: “Awalnya, saya khawatir anak saya terlalu kecil untuk memahami peristiwa sejarah. Tetapi melalui cara guru menjelaskan dan melalui kegiatan praktis, anak saya telah belajar bahwa tanggal 30 April adalah hari yang membahagiakan bagi negara dan tentang pengorbanan leluhur kita. Saya percaya bahwa kegiatan-kegiatan ini akan menanamkan rasa cinta kepada tanah air dan negaranya.”
Semangat patriotisme tidak hanya dipupuk melalui kegiatan kelompok yang dinamis di sekolah, tetapi juga secara halus dan mendalam dibangkitkan melalui perspektif artistik yang unik. Seri foto bermakna ini, yang dibuat oleh Persatuan Pemuda Distrik Huong Khe dan diabadikan dengan mahir oleh fotografer Tran Dinh Thong, menggambarkan momen-momen polos dan murni para siswa etnis minoritas Chut di desa Rao Tre (komune Huong Lien).

Foto-foto ini tidak hanya menyentuh hati para penonton dengan keindahan alam pegunungan dan hutan serta kepolosan anak-anak, tetapi juga mengandung pesan mendalam tentang cinta terhadap tanah air. Gambar anak-anak yang bermain di tengah alam yang megah, asyik belajar di sekolah... memancarkan rasa bangga dan cinta terhadap tanah air dan negara mereka.
Tran Dinh Thong berbagi pemikirannya tentang ide dan pesan di balik seri foto tersebut, dengan mengatakan: “Saya ingin mengabadikan momen-momen otentik ini bukan hanya untuk melestarikan keindahan masa kanak-kanak, tetapi juga untuk menyampaikan pesan yang sederhana namun sangat bermakna: patriotisme berakar dari hal-hal yang paling sederhana, dari perasaan yang paling tulus terhadap tempat kelahiran dan tempat seseorang dibesarkan. Yang terpenting, saya berharap gambar-gambar ini akan menyebar dan semakin menumbuhkan semangat patriotisme di hati setiap anak.”

Senyum berseri dan mata polos penuh kebanggaan anak-anak pada Hari Pembebasan Selatan dan Penyatuan Kembali Negara adalah bukti nyata keberhasilan penanaman patriotisme sejak usia dini. Ini juga merupakan fondasi yang kokoh bagi mereka untuk tumbuh menjadi warga negara yang berguna, selalu membawa dalam hati mereka cinta kepada tanah air dan negara mereka.
Sumber: https://baohatinh.vn/boi-dap-long-yeu-nuoc-cho-tre-post286633.html







Komentar (0)