Pho ayam jauh lebih sehat daripada banyak hidangan sarapan berminyak.
Menurut situs kesehatan Eating Well (USA), sarapan yang kaya protein dan mengandung karbohidrat dalam jumlah sedang akan membantu menjaga tingkat energi tetap stabil, membatasi rasa lapar, dan mengurangi risiko makan berlebihan di kemudian hari.
Menurut Dr. Lisa Young, seorang ahli nutrisi di Universitas New York, protein dari ayam membantu menciptakan rasa kenyang lebih lama dan juga membantu menstabilkan kadar gula darah setelah makan.
Dibandingkan dengan hidangan gorengan berminyak lainnya, pho ayam umumnya mengandung lebih sedikit lemak jenuh, terutama jika menggunakan dada ayam tanpa kulit. Selain itu, kaldu yang terbuat dari tulang ayam, bawang bombai, dan jahe, membuat hidangan ini lebih ringan dan menyegarkan.
Dr. Rupy Aujla, seorang ahli nutrisi dan spesialis kedokteran keluarga di Inggris, menyarankan bahwa hidangan hangat berbasis kaldu dan kaya protein di pagi hari dapat membantu tubuh merasa lebih baik dan mendukung pencernaan yang lebih baik.

Pho ayam, jika disiapkan dengan benar, merupakan pilihan yang baik bagi orang yang ingin mengontrol tekanan darah mereka.
Ilustrasi: PH dibuat dari GM
Penderita tekanan darah tinggi perlu memperhatikan asupan natrium mereka.
Terlepas dari banyak kelebihannya, pho tetap bisa menjadi hidangan tinggi sodium jika kaldunya dimasak terlalu lama atau dibumbui terlalu banyak.
Menurut American Heart Association (AHA), mengonsumsi terlalu banyak natrium dapat meningkatkan tekanan darah dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.
Para ahli menyarankan penderita tekanan darah tinggi untuk membatasi asupan kaldu dan mengurangi jumlah saus ikan, kecap, atau garam yang ditambahkan saat makan pho.
Saat menyantap pho, disarankan untuk menambahkan rempah-rempah, bawang bombai, dan tauge untuk meningkatkan asupan serat dan menciptakan hidangan yang lebih seimbang.
Menurut situs web medis Medical Xpress, Dr. Tsukasa Ago, seorang ahli jantung di Universitas Kyushu (Jepang), mengatakan bahwa diet rendah sodium yang kaya sayuran dan makanan segar dapat membantu mengontrol tekanan darah secara lebih efektif dalam jangka panjang .
Anda sebaiknya tidak makan terlalu banyak mi beras.
Semangkuk pho dengan terlalu banyak mi dapat menyebabkan asupan karbohidrat yang tinggi, sehingga menyebabkan kadar gula darah naik dengan cepat setelah makan.
Menurut para ahli nutrisi, orang yang perlu mengontrol kadar gula darahnya sebaiknya menyeimbangkan jumlah mi, daging, dan sayuran dalam sup mi beras mereka, alih-alih hanya makan banyak mi. Mereka dapat memilih semangkuk sup dengan mi yang lebih sedikit, menambahkan daging tanpa lemak dan sayuran hijau untuk sarapan yang lebih sehat, menurut Eating Well .
Selain itu, berjalan kaki ringan selama sekitar 10-15 menit setelah makan dapat membantu tubuh memanfaatkan gula dengan lebih efisien dan mendukung pengendalian gula darah.
Yang terpenting adalah bagaimana Anda makan.
Para ahli menekankan bahwa tidak ada makanan yang sepenuhnya "buruk" jika Anda tahu cara mengonsumsinya dengan benar dan mengontrol ukuran porsi Anda.
Dengan pho ayam, memprioritaskan daging tanpa lemak, mengurangi natrium, menambahkan sayuran, dan menghindari asupan pati berlebihan dapat membantu menjadikan hidangan yang familiar ini pilihan yang tepat untuk kesehatan kardiovaskular dan metabolisme.
Sumber: https://thanhnien.vn/bua-sang-voi-pho-ga-loi-gi-cho-suc-khoe-185260521084340297.htm








Komentar (0)