Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Korea Selatan menyatakan bahwa lebih dari 2 juta warga asing akan melakukan perjalanan ke negara Asia Timur Laut tersebut untuk perawatan medis pada tahun 2025, meningkat tajam dari 1,17 juta pada tahun 2024. Korea Herald, mengutip data dari Institut Ekonomi Industri dan Perdagangan Korea, melaporkan bahwa pengunjung asing dan pendamping mereka menghabiskan 12 triliun won (sekitar $8,1 miliar) pada tahun 2025. Mayoritas pengunjung internasional ke Korea Selatan datang untuk perawatan penyakit kulit, sementara satu dari sembilan datang untuk operasi kosmetik.
“Saat ini, kami melihat wisatawan asing yang datang ke Korea menghabiskan lebih banyak uang untuk layanan medis daripada untuk pariwisata. Kami berharap dapat mempertahankan momentum ini dengan mempromosikan layanan seperti perawatan anti-penuaan untuk wisatawan usia menengah,” kata Hong Seung-wook, direktur bisnis perawatan kesehatan di Institut Pengembangan Industri Medis Korea.
Menurut Reuters, daya tarik Korea Selatan bagi wisatawan terletak pada keterjangkauannya dan keahlian dalam perawatan kecantikan, yang memungkinkan negara ini menawarkan teknologi dan teknik yang jauh lebih maju daripada negara-negara Barat. Beberapa wisatawan mengatakan bahwa biaya perawatan kulit di Korea Selatan jauh lebih murah daripada di negara asal mereka, dan mereka tidak mengalami masalah komunikasi karena banyak klinik memiliki koordinator multibahasa.
Se-rin Lee, direktur departemen dermatologi kosmetik di Lienjang, sebuah klinik kosmetik di distrik Gangnam yang makmur di Seoul, mengatakan persaingan antar klinik kosmetik telah membuat perawatan kecantikan tetap terjangkau. Menurut Lee, Lienjang rata-rata melayani 100 pasien asing setiap hari, masing-masing menghabiskan sekitar 1,5 juta won.
Menurut Asosiasi Dermatolog Korea, saat ini terdapat sekitar 15.000 klinik perawatan kulit di seluruh negeri, yang sebagian besar dijalankan oleh dokter umum dan bukan oleh dokter spesialis kulit.
| Popularitas global drama, film, dan artis K-pop Korea menarik sejumlah besar wisatawan internasional ke negara tersebut. Pada tahun 2025, Korea Selatan menarik rekor hampir 19 juta wisatawan. Presiden Lee Jae Myung menetapkan target untuk menarik 30 juta wisatawan setiap tahunnya pada tahun 2029. |
TRI VAN (Dikompilasi)
Sumber: https://baocantho.com.vn/bung-no-du-lich-lam-dep-tai-han-quoc-a205827.html









Komentar (0)