![]() |
| Beras hijau kering telah menjadi komoditas. |
Di komune Phu Thong, proyek ini mendukung empat kelompok petani yang tertarik membuat nasi krispi dengan total anggaran 162 juta VND, termasuk mesin penumbuk, drum sentrifugal, mesin vakum, dan alat pengolahan lainnya.
Ibu Dang Thi Thai, dari kelompok pembuat serpihan beras di desa Thuy Dien, mengatakan: "Sebelumnya, setiap batch hanya menghasilkan beberapa kilogram dan mudah rusak karena penumbukan yang tidak merata. Dengan dukungan peralatan, produknya menjadi lebih lentur, lebih hijau, dan lebih seragam, serta produksinya meningkat dua atau tiga kali lipat."
Tidak hanya di Phu Thong, tetapi juga di komune Bang Van dan Ngan Son, terdapat 4 kelompok pembuat nasi krispi yang telah menerima dukungan komprehensif berupa mesin. Banyak perempuan yang mengakses proses produksi ini untuk pertama kalinya secara komersial.
Ibu Nong Thi Dao, dari desa Hop Tien 1, komune Ngan Son, berbagi: "Proyek pelatihan ini mencakup semuanya, mulai dari pemilihan bahan baku, pengendalian suhu, pemanggangan beras, hingga pengemasan dan pelabelan. Berkat ini, kami para wanita tahu cara menghitung biaya, menciptakan produk yang konsisten, dan memastikan keamanan."
![]() |
| Proyek ini memberikan dukungan berupa mesin kepada sekelompok petani hobi di desa Hop Tien 1, komune Ngan Son. |
Sebelumnya, kerajinan pembuatan nasi krispi bersifat musiman, produksi skala kecil, dan terutama melayani desa-desa setempat. Kini, banyak kelompok perempuan telah secara proaktif terhubung dengan pasar, membawa produk mereka ke toko-toko produk pertanian organik, pameran, ruang pameran OCOP, dan jalur wisata lokal. Transformasi ini tidak hanya berasal dari mesin modern tetapi juga dari perubahan pola pikir ekonomi perempuan di dataran tinggi.
Akibatnya, mereka berkolaborasi untuk mengurangi biaya, meningkatkan produksi, mencatat dan menghitung keuntungan, menstandarisasi proses produksi, menyatukan harga jual, dan secara proaktif mencari pasar daripada bergantung pada perantara.
Tekstur kenyal dan harum dari kerupuk beras saat ini tidak hanya berasal dari butir beras ketan itu sendiri, tetapi juga dari upaya ekonomi perempuan di daerah pegunungan. Dari Phu Thong hingga Ngan Son dan Bang Van, model produksi kerupuk beras yang didukung oleh Proyek ini menjadi titik terang dalam perjalanan membangun mata pencaharian berkelanjutan bagi kelompok etnis minoritas dan aspirasi mereka untuk kehidupan yang lebih sejahtera.
Sumber: https://baothainguyen.vn/kinh-te/202511/buoc-chuyennghe-lam-com-ee621fb/








Komentar (0)