Ikan gabus bakar. Foto: Kieu Mai
Ditandai dengan musim banjir, pengunjung Delta Mekong pada saat ini sering kali dapat menikmati makanan khas lokal yang disiapkan dengan cepat, fleksibel, dan dengan gaya pedesaan, sehingga kesegaran dan rasa manis alaminya tetap terjaga. Ikan bakar, siput bakar dengan lada, atau sup asam pedas dan sup ikan pedas adalah hidangan populer dalam santapan masyarakat Delta Mekong selama musim banjir. Di antara hidangan tersebut, ikan gabus bakar hampir selalu tersedia di Delta Mekong. Hidangan ini sangat terkait dengan proses reklamasi dan pengembangan lahan di selatan.
Ikan gabus bakar sangat mudah dibuat karena tidak memerlukan persiapan yang rumit. Cukup tangkap ikan dari sawah atau sungai, lalu cuci hingga bersih. Biarkan ikan utuh; tidak perlu disisik, dikerok lendirnya, dibuang isi perutnya, atau direndam bumbu. Gunakan tusuk bambu atau sumpit untuk menusuk ikan dari mulut hingga ekor dan panggang. Ikan biasanya dikubur dalam jerami kering untuk dipanggang; jika jerami tidak tersedia, bisa dipanggang di atas api kayu atau arang. Setelah matang, cukup kerok lapisan sisik luar yang hangus dan siap disantap. Daging ikannya berwarna putih, harum, dan manis. Hidangan sederhana ini biasanya disajikan dengan rempah-rempah segar yang dipetik dari kebun dan dicelupkan ke dalam garam kasar dan cabai hijau. Saat ini, saus celup untuk ikan gabus bakar lebih beragam, termasuk saus ikan asam manis, saus asam jawa, dan saus ikan fermentasi. Sayuran pendampingnya juga lebih beragam, termasuk pisang mentah, nanas, dan irisan belimbing, yang menambah cita rasa hidangan secara keseluruhan.
MINH NHIEN
Sumber: https://baocantho.com.vn/ca-loc-nuong-trui-mon-ngon-dan-da-a179490.html







Komentar (0)