
Ikan mudskipper memiliki warna merah muda yang cerah.
Seekor ikan lumpur yang unik saat ini berada di rumah Ibu Ngo Thi Tien (Komune Dat Mui). Keponakannya menangkap ikan tersebut di daerah hutan bakau pesisir setempat. Ikan tersebut memiliki berat sekitar 150 gram dan masih mempertahankan semua karakteristik biologisnya seperti sisik, gigi, dan sangat aktif.
Namun, tidak seperti ikan lumpur asli yang biasanya berwarna hitam atau abu-abu, ikan lumpur ini memiliki warna merah muda yang cerah dan kemampuan untuk mengubah warna tergantung pada kondisi pencahayaan.

Ikan lumpur dengan warna-warnanya yang sangat langka menarik banyak perhatian.
Menurut Ibu Tien, ketika ikan itu pertama kali dibawa pulang dan diletakkan di bawah lampu malam, warnanya merah muda kemerahan. Menjelang pagi, kulitnya berubah menjadi kuning dan merah muda pucat, dipertegas oleh mata birunya yang mencolok. Selain warnanya yang tidak biasa, ikan mudskipper ini juga memiliki kumis yang jauh lebih panjang di kepalanya dibandingkan dengan ikan sejenis lainnya yang biasanya ditangkap oleh penduduk setempat.
Ibu Tien belum pernah melihat ikan lumpur dengan warna merah muda yang begitu unik sebelumnya, jadi dia mengambil foto dan video lalu mempostingnya di media sosial, menarik perhatian banyak orang.
Ca Mau terkenal memiliki kawasan hutan bakau terbesar di negara ini dan merupakan rumah bagi banyak spesies organisme. Di antaranya, ikan lumpur (mudskipper) adalah ikan unik yang dapat hidup di air maupun di darat, dan yang luar biasa, ia bahkan dapat memanjat pohon.
Sebelumnya, ikan lumpur tidak memiliki nilai ekonomi . Namun, sejak perkembangan pariwisata, ikan lumpur telah menjadi makanan khas Provinsi Ca Mau. Wisatawan yang mengunjungi Ca Mau semuanya ingin menikmati ikan lumpur bakar dengan garam dan cabai atau bakar polos.
Saat ini, spesies ikan ini hanya dapat bereproduksi secara alami, sehingga juga menghadapi tekanan akibat penurunan jumlahnya.
Teks dan foto: HIEU NGHIA
Sumber: https://baocantho.com.vn/ca-mau-ca-thoi-loi-mau-hong-la-mat-tai-bien-dat-mui-a196572.html






Komentar (0)