Minh Như berkompetisi di Vietnam Idol dan menerima pujian tinggi dari Katy Perry.
Penyanyi Myra Tran mengejutkan penggemar dengan cerita yang sebelumnya tidak pernah diungkapkan. Penyanyi muda yang dicintai karena suaranya yang powerful dan sangat terkenal setelah berpartisipasi dalam musim pertama program "Masked Singer" dengan julukan "Lady May," Myra Tran mengungkapkan: "Saya bahkan tidak menyukai suara saya sendiri." Dia juga berbagi tentang masalah psikologisnya: "Saya adalah anak yang sedikit autis."
Ini adalah kesempatan langka baginya untuk berbagi situasi ini secara publik. Myra Tran juga menyatakan bahwa ia sedang merangkul perspektif hidup yang lebih positif. Pengakuan Myra Tran ini telah memikat perhatian publik dan bahkan sepenuhnya bertentangan dengan apa yang sebelumnya diketahui dan dipersepsikan oleh pemirsa tentang dirinya.
Myra Tran (nama asli Tran Minh Nhu, lahir tahun 1999) tidak hanya memikat penonton Vietnam dengan serangkaian penghargaan, termasuk memenangkan "The X-Factor" di usia muda 16 tahun, tetapi juga menjadi penyanyi Vietnam pertama yang berpartisipasi dalam "American Idol".
Myra Tran berhasil masuk 40 besar "American Idol" dan merupakan penyanyi Vietnam yang bahkan berhasil memukau penyanyi terkenal Katy Perry dengan suara powerful dan kemampuan penampilan yang luar biasa.
Myra Tran adalah murid penyanyi Ho Quynh Huong.
Di usia 24 tahun, Myra Tran mengatakan dia tidak lagi bermimpi besar dan selalu berpikir matang sebelum bertindak. Pada usia 16 tahun, ketika dia memenangkan "X-Factor Vietnam," Myra Tran mengakui bahwa dia sombong dan menganggap dirinya "pusat alam semesta."
Namun, seiring bertambahnya usia, Myra Tran belajar kerendahan hati. Kini, ia fokus mengasah kemampuan menyanyinya, mencari cara untuk menyisipkan emosi ke dalam lagu-lagunya agar dapat memikat penonton, alih-alih hanya memamerkan kemampuan vokalnya.
Dia mengatakan bahwa dia tidak menyukai suara nyanyiannya.
Myra Tran mengungkapkan bahwa ia sangat terpukul oleh cemoohan yang diterimanya dari rekan-rekannya, termasuk beberapa yang dianggapnya sebagai teman dekat. "Saya merasa sakit hati karena mereka tidak menghargai penampilan dan suara nyanyian saya. Mereka mengatakan saya bernyanyi terlalu tinggi dan melengking," ungkap Myra Tran.
Namun, itu hanyalah emosi sesaat. Kemudian, ia menjadi bersyukur atas apa yang telah diterimanya, terutama kontribusi dari banyak orang. Karena merekalah, ia mampu menyelaraskan teknik dan emosi untuk menemukan empati dengan penonton.
Myra Tran meyakini dirinya mengidap autisme ringan.
"Jujur saja, jika saya sendiri tidak menyukai cara saya bernyanyi, bagaimana mungkin penonton menyukainya? Itulah mengapa saya sering merekam diri sendiri untuk didengarkan kembali. Saya harus menyukai penampilan saya agar penonton juga menyukainya," ujar Myra Tran.
Sumber







Komentar (0)