Bagi penderita sakit perut, mengonsumsi jahe, pisang, minum teh chamomile, dan makan yogurt dapat membantu meningkatkan pergerakan usus dan mengurangi mual serta rasa tidak nyaman.
Sakit perut menyebabkan gejala seperti kembung, kram, diare, kram, dan mual. Menurut Nguyen Thu Huyen, seorang spesialis di Departemen Gizi di Rumah Sakit Umum Tam Anh di Hanoi , ada banyak cara untuk meredakan sakit perut, termasuk makanan tertentu yang membantu mengendalikan rasa tidak nyaman.
Jahe : Meningkatkan motilitas saluran pencernaan, yang dapat mencegah gangguan pencernaan, kembung, gas, dan mengurangi mual. Buat teh jahe segar dengan mengiris jahe dan menyeduhnya dalam air panas, tambahkan sedikit lemon atau madu untuk menambah rasa. Jangan menambahkan terlalu banyak jahe karena dapat dengan mudah mengganggu perut Anda. Minumlah hanya satu atau dua cangkir teh jahe per hari.
Pisang : Gejala perut seperti mual dan muntah dapat dengan mudah menyebabkan dehidrasi dan kehilangan elektrolit seperti kalium dan natrium. Pisang kaya akan serat, yang meningkatkan penyerapan air dari usus, membantu mengikat feses, dan bermanfaat bagi sistem pencernaan.
Pisang juga memiliki sifat antasida alami, dan kandungan kaliumnya yang tinggi membantu meningkatkan produksi lendir di lambung, mencegah iritasi lapisan lambung. Nutrisi dalam pisang berkontribusi pada peningkatan daya tahan tubuh ketika lambung dan sistem pencernaan mengalami masalah.
Pakar Huyen menyarankan agar orang yang memiliki masalah perut hanya mengonsumsi pisang yang matang, menghindari pisang hijau atau mentah karena getahnya dapat dengan mudah mengiritasi perut, menyebabkan sensasi terbakar dan rasa tidak nyaman. Anda sebaiknya mengonsumsi pisang sekitar 20-30 menit setelah makan, bukan saat perut kosong.
Teh chamomile : Teh herbal bermanfaat untuk meredakan sakit perut. Sifat anti-inflamasi chamomile menenangkan sakit perut. Minuman ini juga bermanfaat untuk sistem pencernaan, tetapi Anda hanya boleh minum 1-2 cangkir per hari; konsumsi berlebihan dapat menyebabkan mual dan muntah.
Minum teh chamomile dapat meredakan sakit perut. (Gambar: Freepik)
Yogurt : Sakit perut dapat disebabkan oleh kekurangan probiotik tertentu, yang juga dikenal sebagai bakteri baik, di dalam usus. Yogurt, yang kaya akan probiotik, membantu menjaga keseimbangan usus, mengurangi sakit perut yang tidak dapat dijelaskan.
Pati : Mengonsumsi makanan seperti nasi, roti, dan kentang dalam jumlah sedang dapat meringankan kondisi ini. Karbohidrat sederhana mudah dicerna dan menyediakan kalori yang dibutuhkan lambung. Pati ini membantu meningkatkan penyerapan kelebihan air, mengurangi kontraksi yang menyebabkan ketidaknyamanan saat sakit perut.
Ayam : Menyediakan protein yang mudah dicerna oleh lambung. Pasien sebaiknya mengonsumsi ayam tanpa kulit untuk mengurangi jumlah lemak dalam makanan mereka, sehingga mengurangi mual dan mengendalikan diare. Ayam sebaiknya dimasak dengan cara dikukus atau direbus. Menggabungkan ayam dengan nasi putih atau kentang memberikan nutrisi sekaligus mengurangi ketidaknyamanan akibat sakit perut.
Air kelapa : Kaya akan kalsium, magnesium, kalium, dan natrium, air kelapa dapat menggantikan cairan yang hilang akibat muntah dan diare. Dalam beberapa kasus, air kelapa digunakan sebagai larutan rehidrasi oral untuk anak-anak yang mengalami diare akibat gastroenteritis dan kolera.
Spesialis Huyen menyarankan pasien yang mengalami sakit perut untuk menghindari produk susu, makanan gorengan, stimulan, dan lain-lain. Makanan dengan tingkat keasaman tinggi, seperti buah jeruk dan tomat, meningkatkan kemungkinan sakit perut, refluks asam, dan memperburuk gejala sakit perut.
Pasien harus segera mencari pertolongan medis jika gejalanya parah, seperti sakit perut disertai muntah darah, nyeri perut hebat, demam, atau feses berdarah yang berwarna hitam.
Zamrud
| Pembaca dapat mengajukan pertanyaan tentang penyakit pencernaan di sini agar dijawab oleh dokter. |
Tautan sumber







Komentar (0)