
Badan Layanan Cuaca Nasional AS telah mengeluarkan peringatan panas ekstrem untuk Taman Nasional Grand Canyon menyusul serangkaian insiden serangan panas, termasuk kematian tiga pendaki. Pihak berwenang menyarankan pengunjung untuk menghindari aktivitas luar ruangan sekitar tengah hari. Prakiraan menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah barat Amerika Serikat akan terus mengalami suhu di atas rata-rata dalam beberapa hari mendatang. Cuaca panas dan kering yang berkepanjangan serta kelembapan rendah juga meningkatkan risiko kebakaran hutan.
Sementara itu, Prancis mengeluarkan peringatan panas merah untuk 35 provinsi dan kota serta peringatan oranye untuk 45 wilayah lainnya. Badan Meteorologi Prancis memperkirakan bahwa suhu di beberapa daerah dapat mencapai 41 derajat Celcius mulai 22 Juni. Gelombang panas tersebut mengganggu banyak aktivitas di seluruh negeri, menyebabkan puluhan layanan kereta api dibatalkan dan beberapa sekolah untuk sementara menangguhkan kelas. Otoritas Paris membuka taman dan kebun umum pada malam hari untuk membantu warga dan wisatawan menghindari panas.
Di Jerman, permukaan air di sungai Dorsbach, Muhlbach, dan Ahr naik dengan cepat dalam hitungan jam, memaksa pihak berwenang untuk mengeluarkan peringatan banjir darurat dan membentuk mekanisme koordinasi tanggap bencana. Banyak lokasi perkemahan harus dievakuasi, dan acara-acara di luar ruangan dibatalkan. Tim penyelamat dikerahkan puluhan kali untuk menangani banjir dan pohon tumbang.
Sumber: https://nhandan.vn/cac-nuoc-ung-pho-thoi-tiet-cuc-doan-post970606.html







