Mengonsumsi makanan sehat, mengurangi stres, dan membatasi konsumsi alkohol dapat membantu menstabilkan tekanan darah dan mencegah lonjakan tekanan darah selama liburan Tet.
Selama liburan panjang Tet, semua orang menghabiskan waktu berkumpul dengan keluarga dan teman, bersenang-senang, dan makan. Masakan tradisional Tet seringkali mengandung banyak gula dan garam. Minuman seperti alkohol, bir, dan minuman ringan berkarbonasi berdampak negatif pada tekanan darah. Selain itu, rutinitas yang terganggu, istirahat yang tidak teratur, kurang olahraga, dan stres selama waktu ini semuanya dapat berkontribusi pada peningkatan tekanan darah.
Dr. Tran Vu Minh Thu, Kepala Departemen Kardiologi 2, Pusat Kardiovaskular, Rumah Sakit Umum Tam Anh, Kota Ho Chi Minh, memberikan panduan tentang cara mengendalikan tekanan darah tinggi selama liburan Tet.
Pertahankan pola makan yang sehat.
Kue ketan (Bánh chưng, Bánh tét), sosis babi (Giò chả), selai, acar bawang, manisan... adalah hidangan khas Tahun Baru Imlek Vietnam, tetapi dapat menyebabkan tekanan darah tinggi.
Penderita tekanan darah tinggi sebaiknya membatasi asupan makanan tinggi lemak jenuh dan kolesterol, serta makanan yang dimasak dengan banyak garam. Asupan garam total yang direkomendasikan untuk penderita tekanan darah tinggi adalah kurang dari 1.500 mg per hari (sekitar 3/4 sendok teh garam). Prioritaskan sayuran hijau, biji-bijian utuh, ikan berlemak, buah-buahan, dan produk susu rendah lemak. Mengonsumsi suplemen kalium dari pisang, alpukat, semangka, ubi jalar, dan labu dapat membantu mengurangi dampak natrium pada tekanan darah dan menurunkan angka tekanan darah.
Mengonsumsi banyak buah dan sayuran membantu mengontrol tekanan darah selama liburan Tahun Baru Imlek. Foto: Freepik
Batasi konsumsi alkohol.
Mengonsumsi terlalu banyak alkohol dapat meningkatkan tekanan darah. Penderita tekanan darah tinggi sebaiknya menghindari alkohol sama sekali, atau jika tetap minum, sebaiknya dalam jumlah sedang, setara dengan 360 ml bir, 150 ml anggur, atau 30 ml minuman beralkohol keras. Minum air putih, teh hijau, jus rendah gula, dan susu rendah lemak lebih baik untuk kesehatan. Penderita tekanan darah tinggi sebaiknya membatasi konsumsi kopi dan minuman ringan manis.
Manajemen stres
Saat stres, tubuh melepaskan hormon yang menyebabkan tekanan darah meningkat. Mempertahankan keadaan pikiran yang ceria dan rileks juga dapat membantu mencegah tekanan darah tinggi. Saat stres, Anda sebaiknya duduk, beristirahat, dan menarik napas dalam-dalam untuk menenangkan diri.
Pantau tekanan darah.
Orang yang memiliki faktor risiko hipertensi atau riwayat penyakit tersebut sebaiknya memiliki alat pengukur tekanan darah di rumah untuk memudahkan pemantauan kesehatan.
Minumlah obat Anda secara teratur.
Pasien harus ingat untuk minum obat tekanan darah sesuai resep dokter selama musim liburan. Dr. Thu mencatat bahwa obat flu dan pilek yang mengandung dekongestan, seperti oxymetazoline, phenylephrine, dan pseudoephedrine, dapat meningkatkan tekanan darah.
Tingkatkan aktivitas fisik.
Menjaga aktivitas fisik yang baik bermanfaat bagi kesehatan dan membantu mempererat hubungan antarmanusia selama Tahun Baru. American Heart Association merekomendasikan setidaknya 150 menit olahraga sedang per minggu, atau 30 menit per hari.
Kotoranku
Tautan sumber






Komentar (0)