Manfaat menyimpan ASI.
Salah satu alasan utama mengapa ibu perlu memompa ASI adalah agar bayi mereka dapat menyusu kapan saja, bahkan ketika ibu tidak ada di sekitar. Selain alasan utama ini, memompa ASI juga didorong oleh banyak faktor lain:
Merangsang produksi ASI: Jika bayi jarang menyusu, kelenjar susu tidak akan cukup terstimulasi, sehingga produksi ASI berkurang. Memompa ASI akan merangsang kelenjar susu untuk menghasilkan lebih banyak ASI sekaligus memastikan kesehatan dan keselamatan ibu.
Mengurangi pembengkakan payudara dan penyumbatan saluran ASI: Memompa ASI membantu ibu mengurangi nyeri payudara dan mencegah penyumbatan saluran ASI.
Membantu bayi Anda mendapatkan ASI awal dan ASI akhir: Jika bayi Anda menyusu terlalu cepat, mereka hanya akan mendapatkan ASI awal dan kehilangan ASI akhir yang lebih berlemak. Memompa ASI akan membantu bayi Anda mendapatkan ASI awal dan ASI akhir.
Mempertahankan pemberian ASI: Memompa ASI secara teratur membantu kelenjar susu menghasilkan jumlah ASI yang stabil dalam jangka waktu lama. Oleh karena itu, ibu dapat memastikan mereka memiliki cukup ASI untuk bayi mereka bahkan ketika bayi tidak menyusu langsung.
Apa itu pompa ASI?
Pompa ASI dirancang untuk meniru gerakan mengisap bayi saat menyusui. Ada dua jenis pompa ASI: elektrik dan manual. Dengan jenis manual, Anda menekan piston dengan tangan, sedangkan versi elektrik melakukannya untuk Anda.
Cara memompa ASI secara manual
- Cuci tangan Anda sampai bersih, bersihkan dan sterilkan botol dan peralatan terkait sebelum memompa ASI. Ibu sebaiknya duduk di tempat yang nyaman dan tenang untuk bersantai, karena stres dapat menghambat aliran ASI.
- Untuk memompa ASI secara efektif dengan tangan, sebelum memompa, ibu sebaiknya memijat payudara dengan lembut dengan gerakan yang mirip dengan gerakan memompa.
- Setelah merangsang payudara, letakkan corong pompa ASI di atas puting (pastikan untuk menutupnya dengan rapat).
- Pegang pompa ASI dengan satu tangan dan gunakan tangan lainnya untuk menempatkan corong ke payudara Anda. Mulailah dengan menekan gagang atau tuas secara perlahan untuk menciptakan daya hisap. Mungkin perlu beberapa menit sebelum ASI mulai mengalir; setelah ASI mulai mengalir, Anda dapat meningkatkan tingkat daya hisap.
Jika Anda memompa ASI dari satu payudara pada satu waktu, beralihlah ke payudara yang lain setelah aliran ASI melambat.
- Setelah memompa, lepaskan corong pompa ASI dengan hati-hati, simpan ASI yang dipompa dalam wadah bersih, dan segera dinginkan atau bekukan.
Sumber: https://laodong.vn/suc-khoe/cach-su-dung-may-hut-sua-bang-tay-1388269.ldo







Komentar (0)