
Setelah hampir dua bulan absen dari kompetisi resmi, CAHN kembali ke Liga Champions Asia Tenggara, di mana mereka berharap untuk bersaing memperebutkan tempat di semifinal melawan perwakilan dari Thailand, Singapura, dan Malaysia. Dalam pertandingan penting mereka melawan Selangor, CAHN akan bermain tandang.
Meskipun dianggap lebih unggul dalam hal kekuatan skuad, tim Vietnam gagal menampilkan performa terbaik mereka ketika kehilangan keuntungan bermain di kandang. Umpan-umpan CAHN kurang terkoordinasi, pergerakan mereka tidak teratur, dan bahkan permainan individu mereka pun tidak mulus.
Sementara itu, Selangor, yang sedang dalam performa terbaik setelah meraih dua kemenangan beruntun di liga, bermain sangat baik. Selangor memulai pertandingan dengan percaya diri, terus menyerang dan memberi tekanan pada CAHN dengan serangan cepat di sisi sayap, sehingga menyulitkan mereka untuk bertahan. Alvin Fortes dan Chrigor Moraes memiliki beberapa peluang, tetapi di babak pertama, kedua striker tersebut kurang beruntung, sehingga skor tetap 0-0 untuk sementara waktu.

CAHN tampil kurang memuaskan melawan Selangor.
Di babak kedua, CAHN bermain lebih proaktif. Namun, mereka masih kurang kreatif di sepertiga lapangan lawan. Sementara itu, celah terus muncul di pertahanan mereka, dan pada menit ke-60, Faisal Halim menghukum CAHN dengan tembakan rebound yang akurat. Sembilan menit kemudian, pemain internasional Malaysia itu kembali bersinar dengan tembakan menentukan dari luar kotak penalti, yang berhasil menjebol gawang.
Dalam waktu yang tersisa, perwakilan Vietnam mencoba untuk berjuang menyelamatkan harapan mereka, tetapi mereka tidak menciptakan banyak peluang untuk setidaknya mencetak gol hiburan. Dengan kekalahan 0-2, CAHN finis di posisi kedua dari bawah. Mereka tertinggal 3 poin dari Pathum United, yang mengamankan posisi kualifikasi, dengan hanya satu pertandingan tersisa. Hasil ini secara resmi mengakhiri tersingkirnya tim polisi tersebut karena, menurut aturan, bahkan jika mereka memiliki jumlah poin yang sama dengan Pathum, mereka tetap akan tersingkir karena kalah dalam pertandingan head-to-head.
Dengan demikian, musim ini CAHN hanya memiliki satu kompetisi internasional tersisa: Piala AFC, di mana mereka akan menghadapi Tampines Rovers dari Singapura di babak gugur. Sementara itu, di Liga Champions Asia Tenggara, Vietnam hanya memiliki satu perwakilan tersisa, Nam Dinh. Klub asuhan Xuan Son akan bermain pada malam tanggal 29 Januari, dan kemenangan akan membuka pintu bagi mereka untuk mencapai semifinal.
Sumber: https://tienphong.vn/cahn-thua-tren-dat-malaysia-som-dung-buoc-o-cup-c1-dong-nam-a-post1816728.tpo
Komentar (0)