![]() |
| Para petugas di Pusat Layanan Administrasi Publik Komune An Khánh memandu warga dalam mengisi aplikasi daring. (Foto: Dokumen yang disediakan) |
Dalam beberapa waktu terakhir, meskipun telah dilakukan berbagai upaya reformasi, prosedur administratif di beberapa wilayah masih rumit, berlarut-larut, dan menimbulkan biaya tidak resmi, yang secara langsung berdampak pada operasional warga dan bisnis. Oleh karena itu, tujuan untuk mengurangi waktu pemrosesan dan biaya kepatuhan sebesar 50% berfungsi sebagai prinsip panduan dan komitmen nyata terhadap efisiensi layanan.
Selain itu, tugas memangkas dan menyederhanakan semua persyaratan investasi dan bisnis yang tidak perlu, saling bertentangan, tumpang tindih, atau samar dan tidak jelas dipandang sebagai langkah menuju penghapusan hambatan dalam sistem.
Pada kenyataannya, banyak bisnis menghadapi kesulitan dalam memenuhi persyaratan kualitatif yang kurang memiliki kriteria spesifik, sehingga menyebabkan perbedaan interpretasi dan penerapan di antara berbagai lembaga. Mengatasi kekurangan ini secara tuntas akan berkontribusi pada terciptanya lingkungan hukum yang transparan, mengurangi risiko, dan menurunkan biaya kepatuhan.
Yang perlu diperhatikan, persyaratan untuk menghapus semua persyaratan investasi dan bisnis untuk sektor dan profesi yang tidak termasuk dalam daftar izin bersyarat berdasarkan Undang-Undang Investasi menunjukkan tekad untuk memperketat disiplin hukum. Hal ini berfungsi sebagai dasar untuk memastikan keseragaman dan konsistensi sistem regulasi, membatasi munculnya "sub-izin" dalam berbagai bentuk.
Namun, selalu ada kesenjangan antara tujuan dan implementasi. Tantangan terbesar terletak pada fase implementasi. Pengurangan waktu dan biaya baru benar-benar bermakna ketika warga dan pelaku bisnis merasakan perubahan yang jelas dalam proses penanganan prosedur.
Tanpa mekanisme pemantauan dan pengawasan yang efektif, reformasi dapat dengan mudah menjadi sekadar dangkal, menyederhanakan proses di atas kertas tetapi dengan sedikit perubahan dalam penanganan sebenarnya.
Salah satu isu yang perlu dibahas secara jujur adalah kompetensi dan tanggung jawab staf dan pegawai negeri sipil. Reformasi prosedur administrasi tidak berhenti pada perubahan peraturan, tetapi membutuhkan perubahan pola pikir dalam pelaksanaannya. Seiring dengan semakin transparannya peraturan, tuntutan akuntabilitas pun meningkat. Oleh karena itu, perlu untuk menghubungkan peningkatan kelembagaan dengan peningkatan kualitas staf pelaksana, dengan mempertimbangkan hal ini sebagai syarat untuk memastikan efektivitas reformasi.
Dengan tujuan khusus untuk mengurangi waktu dan biaya serta mengatasi kondisi bisnis yang tidak wajar secara pasti, Kementerian Kehakiman telah menetapkan persyaratan yang jelas bagi lembaga-lembaga dalam sistem administrasi.
Jika diimplementasikan secara serius dan komprehensif, ini akan menjadi langkah penting dalam membangun administrasi yang berorientasi pada pelayanan, menciptakan lebih banyak ruang untuk pembangunan sosial-ekonomi di masa mendatang.
Sumber: https://baothainguyen.vn/xa-hoi/202603/cai-cach-thu-tuc-thuoc-do-la-thuc-tien-3a643f3/







Komentar (0)