Mempromosikan produk-produk khas lokal seiring dengan transformasi digital.
Menyusul kesuksesan minggu pertama, pada tanggal 4 dan 5 Juli, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Can Tho melanjutkan penyelenggaraan Pekan Prasmanan Durian kedua, yang menarik banyak warga lokal dan wisatawan untuk menikmati durian. Selain mempromosikan produk pertanian khas wilayah Delta Mekong, program ini juga menjadi sorotan karena memperkenalkan platform Pasar Digital 247 untuk pertama kalinya, yang bertujuan untuk mendorong transformasi digital bagi pasar tradisional.

Bapak Ha Vu Son, Direktur Departemen Perindustrian dan Perdagangan Kota Can Tho, berbicara pada upacara tersebut. Foto: Van Duong
Menurut Bapak Ha Vu Son, Direktur Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Can Tho, program ini diselenggarakan dengan keinginan untuk menyebarkan merek durian Vietnam, sekaligus menghargai nilai ekonomi yang dibawa oleh buah ini.
Dengan persetujuan Komite Rakyat Kota Can Tho, Departemen Perindustrian dan Perdagangan, berkoordinasi dengan Asosiasi Pengusaha Wanita, Hotel Muong Thanh, dan unit lainnya, menyelenggarakan Pekan Prasmanan Durian sebagai kegiatan promosi perdagangan praktis, yang berkontribusi untuk mendekatkan produk pertanian lokal kepada konsumen.
Durian dianggap sebagai salah satu produk unggulan Kota Can Tho dan seluruh wilayah Delta Mekong. Pada acara tersebut, buah yang dijuluki "raja buah" ini diolah menjadi lebih dari 20 hidangan, mulai dari hidangan utama dan makanan penutup hingga kue dan minuman, yang menunjukkan potensinya untuk diversifikasi produk dan nilai tambah yang signifikan.

Pekan Prasmanan Durian kedua menarik banyak warga lokal dan wisatawan untuk menikmati sajian tersebut. Foto: Van Duong
Selain durian, Can Tho juga memiliki banyak produk pertanian terkenal lainnya seperti beras ST25, belimbing, mangga Hoa Loc... Semua produk ini berkualitas tinggi, mampu memenuhi kebutuhan konsumen yang semakin beragam baik di dalam maupun luar negeri.
Sesuai rencana, dalam waktu dekat, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Can Tho akan terus menyelenggarakan acara selama seminggu untuk mempromosikan konsumsi durian dan belimbing lokal di Gunung Ba Den ( Tay Ninh ) dengan motto "lezat, bergizi, dan terjangkau". Dinas Perindustrian dan Perdagangan berharap bahwa produk khas wilayah Barat ini akan terus memikat pelanggan, memperluas pasar, dan meningkatkan nilai produk pertanian lokal.
Pasar No. 247 membuka arah baru bagi pasar tradisional.
Salah satu poin penting dari program ini adalah pengenalan platform 247 Digital Market, sebuah solusi yang diharapkan dapat menciptakan titik balik baru dalam transformasi digital sistem pasar tradisional.

Platform 247 Marketplace, sebuah solusi yang diharapkan dapat menciptakan titik balik baru dalam transformasi digital pasar tradisional. Foto: Phong Linh.
Menurut Bapak Le Minh Tuan, Wakil Direktur Penjualan di SaiGonLab Trading and Service Company Limited, Market 247 adalah platform digital yang dikembangkan untuk menghubungkan pedagang kecil, konsumen, dan lembaga manajemen dalam ekosistem yang terpadu.
Melalui platform ini, Badan Pengelola Pasar dapat membangun model pasar tradisional yang lebih beradab, modern, dan mudah diakses, di mana semua kios memiliki informasi yang terverifikasi, sertifikasi keamanan pangan terintegrasi, sertifikasi OCOP, kode QR, dan gelar pedagang yang unggul. Ini merupakan dasar penting untuk meningkatkan reputasi setiap pelaku usaha, membangun kepercayaan konsumen, dan mendukung lembaga pengelola dalam memantau pasar secara efektif.
Menurut Bapak Le Minh Tuan, Can Tho adalah daerah pertama di negara ini yang menerapkan Market 247. Awalnya, platform ini akan diujicobakan secara gratis di 50 pasar tradisional di daerah tersebut, termasuk 10 pasar tipe I dan 40 pasar tipe II.

Dewan pengelola pasar dapat mengembangkan model pasar tradisional yang lebih beradab, modern, dan mudah diakses, di mana semua kios memiliki informasi yang terverifikasi. Foto: Phong Linh.
Bagi konsumen, Market 247 menawarkan pengalaman berbelanja yang nyaman langsung di Aplikasi Mini Zalo. Orang-orang dapat mencari pasar di dekat rumah mereka, memilih produk dari berbagai kios, membayar secara fleksibel, dan menerima barang sesuai kebutuhan.
Berkat penerapan teknologi digital, pasar tradisional tidak lagi terbatas pada jam "buka pagi, tutup sore" tetapi dapat melayani masyarakat kapan saja. Pada saat yang sama, pihak berwenang lebih mudah mengelola, memeriksa, dan mengawasi kegiatan bisnis.
Menurut pimpinan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Can Tho, transformasi digital sangat penting agar produk lokal dapat menjangkau pasar yang lebih luas dan berkembang secara berkelanjutan. Pengenalan Pasar Digital 24/7 tidak hanya berkontribusi pada modernisasi operasional pasar tradisional, tetapi juga memperluas peluang untuk mempromosikan produk pertanian Kota Can Tho kepada konsumen di seluruh negeri dan internasional.
Menggabungkan promosi produk lokal dengan aplikasi platform digital membuka jalan baru bagi perdagangan lokal. Dari pasar tradisional, produk pertanian dari Kota Can Tho diharapkan dapat menjangkau pasar yang lebih luas, meningkat nilainya, dan secara bertahap membangun mereknya dalam perjalanan transformasi digital.
Sumber: https://congthuong.vn/can-tho-gioi-thieu-cho-so-247-464163.html







