
Foto: BVCC
Para dokter dari Departemen Gawat Darurat, Perawatan Intensif, dan Toksikologi Rumah Sakit Umum Nho Quan ( Ninh Binh ) telah berhasil menangani kasus gagal hati akut berat dengan latar belakang sirosis terkompensasi akibat hepatitis B stadium lanjut.
Pasien dirawat di rumah sakit dalam keadaan lesu dan gelisah, dengan ikterus yang jelas, edema menyeluruh, dan distensi abdomen. Hasil laboratorium menunjukkan beberapa indikator berbahaya seperti kadar bilirubin yang sangat tinggi, albumin yang sangat menurun, jumlah trombosit yang sangat berkurang, dan beberapa enzim hati yang meningkat.
Dokter mendiagnosis pasien menderita ensefalopati hepatik, gagal hati akut yang terjadi bersamaan dengan sirosis Child-Pugh C dan hepatitis B berat. Kondisi ini memiliki risiko kematian yang sangat tinggi karena hati hampir sepenuhnya kehilangan kemampuannya untuk melakukan fungsi vital bagi tubuh.
Segera setelah dirawat, pasien menerima perawatan intensif dengan transfusi plasma beku segar, suplementasi albumin, obat-obatan untuk mendukung fungsi hati, antibiotik untuk mengendalikan infeksi, terapi oksigen, dan dukungan nutrisi khusus. Tim perawatan memantau kondisi pasien setiap jam untuk menyesuaikan protokol perawatan sesuai kebutuhan.
Setelah menjalani perawatan intensif, kondisi pasien berangsur-angsur membaik dan mereka berhasil melewati tahap kritis.
Menurut para ahli, gagal hati akut adalah komplikasi yang sangat berbahaya yang dapat menyebabkan gangguan pembekuan darah, pendarahan, koma hepatik, kegagalan multi-organ, dan kematian mendadak. Yang mengkhawatirkan, hepatitis B dan sirosis seringkali berkembang tanpa gejala, sehingga banyak orang baru mengetahui penyakit ini ketika sudah berada pada stadium lanjut.
Dokter menyarankan agar penderita tidak lengah jika mengalami gejala seperti penyakit kuning, mata menguning, kelelahan berkepanjangan, pembengkakan perut yang tidak biasa, pembengkakan kaki, atau perubahan kesadaran seperti mengantuk, pelupa, atau lesu. Penderita hepatitis B perlu menjalani pemeriksaan rutin, mematuhi pengobatan, dan memantau fungsi hati secara berkala untuk mendeteksi komplikasi berbahaya sejak dini.
Sumber: https://vtv.vn/canh-bao-suy-gan-cap-tren-nen-viem-gan-b-100260520231638943.htm









Komentar (0)