
Menurut informasi dari pihak berwenang, pada sore hari tanggal 27 Mei, seorang nelayan tersapu gelombang besar saat bekerja di laut. Pasien dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Van Don dengan beberapa luka goresan di tubuhnya, nyeri perut bagian bawah, dan retensi urin yang berkepanjangan.
Dr. Pham Tien Dung, seorang spesialis Penyakit Dalam, langsung memeriksa pasien dan mengarahkan penanganan darurat awal. Melalui pemeriksaan klinis dan paraklinis, dokter menentukan bahwa pasien mengalami retensi urin akut dan kandung kemih yang membesar. Pasien memiliki riwayat hiperplasia prostat jinak dan telah menjalani dua kali operasi sebelumnya.
Para dokter dan staf medis dengan cepat melakukan prosedur drainase kandung kemih melalui simfisis pubis untuk mengatasi obstruksi saluran kemih, membantu pasien mengurangi rasa sakit dan menstabilkan kondisinya.
Setelah perawatan darurat awal, pasien dipindahkan ke Fasilitas 1 Rumah Sakit Umum Regional Van Don untuk perawatan khusus lebih lanjut. Di sana, Dokter Berjasa Nguyen Huy Tien, Spesialis II, langsung melakukan prosedur kateterisasi kandung kemih dan memberi nasihat kepada keluarga tentang langkah perawatan selanjutnya.
Kondisi kesehatan pasien saat ini stabil, dan fungsi saluran kemih serta kondisi keseluruhannya dipantau secara ketat.
Menurut pihak rumah sakit, penerimaan dan perawatan tepat waktu terhadap para nelayan yang mengalami kesulitan semakin menunjukkan koordinasi yang efektif antara petugas penjaga perbatasan dan tim medis dalam memberikan layanan kesehatan bagi nelayan yang beroperasi di laut.
Sumber: https://vtv.vn/cap-cuu-ngu-dan-gap-nan-tren-bien-100260529140401285.htm










Komentar (0)