Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Sepasang ibu dan anak perempuan berkompetisi dalam ajang "Road to Olympia".

Dua generasi, namun berbagi semangat yang sama, yaitu haus akan pengetahuan dan tekad untuk menaklukkan tantangan intelektual dalam kompetisi Road to Olympia.

VTC NewsVTC News15/11/2025

Selama 25 tahun terakhir, "Road to Olympia" bukan hanya kompetisi televisi, tetapi juga perjalanan menaklukkan puncak pengetahuan bagi banyak generasi pelajar Vietnam. Di antara mereka adalah pasangan ibu dan anak, Ibu Nguyen Thuy Ha dan Bapak Do Anh Minh.

Nguyen Thuy Ha adalah salah satu kontestan dalam kompetisi Road to Olympia. Kontestan ini, dari SMA Phu Xuyen A, provinsi Ha Tay, melakukan penampilan pertamanya di Olympia 1, dengan kompetisi pertamanya pada Minggu ke-1, Bulan ke-2, Kuartal ke-4.

Ibu Nguyen Thuy Ha dan putranya, Do Anh Minh, di Gala yang merayakan ulang tahun ke-25 kompetisi

Ibu Nguyen Thuy Ha dan putranya, Do Anh Minh, di Gala yang merayakan ulang tahun ke-25 kompetisi "Road to Olympia".

Demikian pula, putra Anh Minh, seorang siswa di Sekolah Dasar, Menengah, dan Atas Vinschool di Hanoi, berpartisipasi dalam musim ke-25 "Road to Olympia."

Melihat anaknya berdiri di tempat yang sama persis seperti 25 tahun sebelumnya membuat Ibu Ha berlinang air mata. Ia mengaku, " Di satu sisi, saya mengingat diri saya di masa lalu. Di sisi lain, saya merasa emosional dan bangga karena anak saya telah mencapai tujuan untuk berdiri di panggung Olympia. Ini adalah kelanjutan, sebuah tradisi, antara dua generasi."

Dalam kompetisi Minggu ke-3, Bulan ke-3, Kuartal ke-3, Anh Minh meraih posisi kedua. Menyaksikan putranya dari tribun penonton, Ibu Thuy Ha mengatakan bahwa putranya sedikit kecewa, tetapi menurutnya itu adalah hasil yang baik.

"Ketika anak-anak masih kecil, jika mereka selalu berada di posisi pertama, mereka bisa dengan mudah menjadi berpuas diri. Terkadang, tidak mencapai puncak justru membantu mereka tumbuh," kata Ibu Ha.

Setelah mengalami sendiri tekanan dan kegembiraan menjadi Olympia, Ibu Ha memahami bahwa hal terpenting bukanlah hasilnya. Ia berharap putranya belajar menerima kegagalan, tahu bagaimana bangkit kembali, dan terus berusaha. Hasil hanyalah sebagian dari itu; yang paling ia pedulikan adalah pola pikir putranya.

Anh Minh percaya bahwa meraih juara pertama juga membawa tekanan besar, sementara meraih juara kedua memberinya kesempatan untuk merenungkan diri dan terus berupaya meningkatkan diri di masa depan. Mengingat perjalanannya menuju kompetisi, Anh Minh berkata: "Ibu saya menceritakan banyak kisah tentang pengalamannya berpartisipasi di Olympia. Terlepas dari stresnya, beliau tetap percaya diri dan tampil baik, bahkan mencapai babak bulanan. Itu semakin memotivasi saya."

Ibu dan anak perempuan berkompetisi bersama dalam ajang Road to Olympia - Bagian 2

Dengan dukungan dan dorongan dari ibunya, Anh Minh semakin percaya diri untuk berpartisipasi dalam berbagai kompetisi intelektual lainnya. Meskipun sedikit kecewa karena hanya meraih juara kedua dalam kompetisi mingguan, ia tetap merasa puas karena telah berusaha sebaik mungkin. Mereka berdua tertawa bersama ketika Ibu Ha mengenang bahwa saat itu, "Ibu juga hanya meraih juara kedua."

Kisah Thuy Ha dan Anh Minh hanyalah salah satu dari sekian banyak kisah yang menunjukkan bahwa program "Road to Olympia" bukan hanya tempat untuk menguji pengetahuan, tetapi juga sebuah kenangan, perpanjangan semangat lintas generasi, di mana semangat belajar diwariskan dari ibu kepada anak dengan cara yang paling indah dan alami.

Le Chi

Sumber: https://vtcnews.vn/cap-me-con-cung-thi-duong-len-dinh-olympia-ar986341.html


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Terpesona oleh kedamaian negara ini.

Terpesona oleh kedamaian negara ini.

Rahang Hiu 2025

Rahang Hiu 2025

Pesawat terbang di masa damai

Pesawat terbang di masa damai